Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jelang Hari Raya, TPID Buleleng Gelar Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buleleng menggelar pasar murah yang tersebar di berbagai lokasi.
Pasar murah tersebut sengaja digelar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Pagerwesi, Natal serta Tahun Baru, Senin (9/12) pagi.
Saat ditemui di sela-sela kegiatan pasar murah di Wantian Desa Adat Buleleng, Desak Putu Rupadi,SE selaku Wakil Sekretariat TPID Kabupaten Buleleng yang juga Kepala Badan Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Buleleng menjelaskan, pelaksanaan pasar murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga serta laju inflasi kebutuhan pokok menjelang hari raya Pagerwesi, Natal dan Tahun Baru di Buleleng.
“Kegiatan ini dalam rangka pengendalian harga, serta keamanan dalam distribusi penyaluran stok barang menjelang hari raya Pagerwesi, Natal dan Tahun Baru,“ jelas Kabag Rupadi.
Menurutnya, pasar murah yang digelar bukan hanya di area Wantilan Desa Adat Buleleng saja melainkan terdapat di area parkir Pasar Banyuasri dan juga di Pasar Anyar Buleleng.
Adapun, pelaksanaan pasar murah tersebut dilaksanakan mulai tanggal 6 Desember sampai 10 Desember 2019, mulai pukul 06.00 wita sampai selesai, dengan menggandeng Perusahaan Daerah (PD) Pasar dan Perum Bulog.
Lebih lanjut Rupadi menambahkan, pasar murah rencananya bukan hanya digelar di pasar-pasar area perkotaan saja. Kedepan nantinya pasar murah juga menyasar ke pelosok-pelosok pasar desa, sehingga harga-harga bahan pokok menjelang hari raya tetap terjaga.
“Kita menggandeng Perum Bulog dan PD Pasar untuk menjaga stabilitas harga dalam persiapan menjelang hari raya, dan dengan hadirnya sembako murah ini, diharapkan mampu menekan harga lebih murah,“ ungkap Desak Rupadi.
Sementara itu, menurut Putu Dewi Krisnawati salah seorang pembeli mengatakan sangat mengapresiasi terhadap upaya pemerintah Buleleng guna menstabilkan harga bahan pokok menjelang hari raya.
“Perbandingan harganya jauh lebih terjangkau untuk (kita) masyarakat kelas bawah. Kami hanya ingin harganya stabil sehingga tidak memberatkan masyarakat menjelang hari raya,”pungkasnya.
Adapun, sejumlah bahan keperluan hari raya yang dijual yaitu diantaranya, telur, kopi, gula, beras, minyak, serta beberapa jenis buah lokal seperti, mangga, apel, leci dan pisang.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan