Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
12 Rumah Warga di Jembrana Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 12 unit rumah warga di Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana mengalami kerusakan akibat di terjang angin puting beliung Kamis (12/12/2019) sore sekitar pukul 17.30 WITA.
Dari pantauan beritabali.com di lokasi, Kerusakan rumah warga yang diterjang angin berputar itu, lebih banyak pada bagian atapnya. Selain merusak rumah, angin puting beliung juga merusak salah satu padma milik warga. Beberapa warga harus mengungsi di kandang sapi miliknya lantaran rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah.
Menurut penuturan salah satu warga korban angin puting beliung Sayu Putu Luwih, saat itu cuaca mendung tebal kemudian turun hujan. Tiba tiba muncul suara gemuruh dari arah timur lalu dengan cepat menerbangkan genteng rumahnya.
"Saya mau berlindung tapi gak berani keluar rumah karena genteng berhamburan," terangnya.
Sementara Perbekel Desa Tukadaya Made Budi Utama saat dimintai keterangan di lokasi membenarkan 12 rumah warganya rusak akibat di terjang angin puting beliung.
"Pasca kejadian pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Jembrana untuk membantu warga yang mengalami musibah angin puting beliung" terang Budi Utama.

Penanganan rumah yang rusak tersebut sudah dilaksanakan secara gotong royong, dengan melibatkan aparat desa, BPBD dan Polres Jembrana.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan