Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
12 Rumah Warga di Jembrana Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebanyak 12 unit rumah warga di Banjar Berawantangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana mengalami kerusakan akibat di terjang angin puting beliung Kamis (12/12/2019) sore sekitar pukul 17.30 WITA.
Dari pantauan beritabali.com di lokasi, Kerusakan rumah warga yang diterjang angin berputar itu, lebih banyak pada bagian atapnya. Selain merusak rumah, angin puting beliung juga merusak salah satu padma milik warga. Beberapa warga harus mengungsi di kandang sapi miliknya lantaran rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah.
Menurut penuturan salah satu warga korban angin puting beliung Sayu Putu Luwih, saat itu cuaca mendung tebal kemudian turun hujan. Tiba tiba muncul suara gemuruh dari arah timur lalu dengan cepat menerbangkan genteng rumahnya.
"Saya mau berlindung tapi gak berani keluar rumah karena genteng berhamburan," terangnya.
Sementara Perbekel Desa Tukadaya Made Budi Utama saat dimintai keterangan di lokasi membenarkan 12 rumah warganya rusak akibat di terjang angin puting beliung.
"Pasca kejadian pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Jembrana untuk membantu warga yang mengalami musibah angin puting beliung" terang Budi Utama.

Penanganan rumah yang rusak tersebut sudah dilaksanakan secara gotong royong, dengan melibatkan aparat desa, BPBD dan Polres Jembrana.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun