Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Jelang Pergantian Tahun, Dr. Sanjaya Ungguli Polling Pada Berbagai Media Online
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang perhelatan pilkada Tabanan, banyak media khususnya media online berpartisipasi menjaring suara masyarakat untuk mencari figur-figur yang dipandang layak maju sebagai calon bupati.
Melalui polling tersebut, sejak awal nama Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM menduduki peringkat atas atau paling diunggulkan. Meskipun nama-nama pesaingnya juga merupakan nama-nama yang santer disebutkan memiliki peluang besar menjadi pesaing Dr. Sanjaya untuk merebut kursi Tabanan 1.
Unggulnya Dr. Sanjaya juga terlihat dibeberapa media online lainnya. Ini menandakan Dr. Sanjaya memang paling layak diusung dan didukung untuk maju sebagai bupati setelah ia dua periode terakhir ini duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan.
Unggulnya nama Dr. Sanjaya dalam polling diberbagai media online tentu sangat wajar. Mengingat ia merupakan seorang sosok pemimpin yang bekerja dan dikenal aktif turun berbaur dengan masyarakatnya melalui berbagai kegiatan baik yang digelar pihak Pemkab maupun kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat.
Terhadap keaktifannya turun dan berbaur ditengah-tengah masyarakat, Dr. Sanjaya terbiasa tampil apa adanya. Yakni sederhana, ramah, "setata mekenyem", akrab, merakyat dan terkesan tidak mau berjarak dengan masyarakat. Tidak jarang dalam memberikan sambutannya ia membanyol dan masyarakatpun menjadi terhibur.
Beberapa kali awak media ini berkesempatan ikut rombongan Wabup Dr. Sanjaya berkunjung ke masyarakat. Mengagumkan, dalam sehari ia bisa berkunjung belasan kali dengan lokasi kunjungan yang jaraknya berjauhan dan jauh dipelosok-pelosok Tabanan. Selain juga harus melewati medan yang cukup sulit. Misalnya dibeberapa desa di Baturuti dan di Selemadeg Raya.
Dalam kunjungan-kunjungannya itu, jiwa merakyat dan sederhana Wabup Dr. Sanjaya juga sangat terlihat. Ini terbukti, seringkali ia singgah ke rumah warga yang mengundangnya secara dadakan saat kunjungan berlangsung. Iapun tidak canggung duduk lesehan diteras rumah warga yang mengundangnya sambil menikmati kopi, buah-buahan khas Tabanan atau sajian makan dengan lauk khas pedesaan. Seperti lawar nyawan, lindung/ belut metunu, gerang asem semal, sayur paku, keladi, juruh dan sebagainya.
Terkait selera makan, Wabup Dr. Sanjaya bisa disebutkan tidak pilih-pilih dan suka menikmati makanan rakyat. Awak media ini membuktikan. Disuatu hari berkesempatan kembali ikut rombongan Wabup Dr. Sanjaya dari pagi hingga malam hari.
Saat kunjungan telah berakhir disebuah desa di Selemadeg Barat dan menuju pulang, hari telah cukup malam. Sementara jarak untuk tiba kediamannya cukup jauh ditambah jalur Denpasar-Gilimanuk saat itu sedang macet. Demi melihat anggota rombongannya yang tampak kelelahan, Dr. Sanjaya meminta sopirnya berhenti disebuah warung makan.
Jangan berpikir warung makan yang dikunjungi bersama rombongannya ini rumah makan elit atau restauran. Ia menuju warung makan di salah satu pasar senggol. Tanpa sungkan-sungkan ia duduk seperti rakyat biasa dan memesan nasi be genyol. Menariknya, ia lebih mendahulukan anggota rombongannya untuk menikmati makan malam itu.
Kembali atas keunggulan namanya dalam polling diberbagai media online, Wabup Dr. Sanjaya menanggapinya dengan memberi jawaban yang juga sangat sederhana. Yakni saat ini dirinya lebih memilih bekerja, bekerja dan bekerja untuk masyarakat Tabanan. Iapun dengan penuh kerendahan hati selalu mengingatkan masyarakatnya untuk selalu bergotong royong dan bersatu membangun Tabanan.
"Ayo jangan henti bekerja serta kedepankan semangat gotong royong dan bersatu membangun Tabanan. Setata mekenyem dan bangga jadi orang Tabanan," sebutnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan