Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
WN Iran Aniaya Rekannya Ditangkap di Tangerang Banten
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar membekuk warga negara Iran, Mehdi Mahmoudi Kalouel (28) di tempat persembunyiannya di Tangerang Banten, Kamis (12/12/2019).
Mehdi ditangkap atas kasus pemukulan terhadap rekannya, Masoud Khatami (59) warga negara Iran di restoran Pasargad di Jalan Diana Pura, Kuta.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, setelah menganiaya korban, pelaku Mehdi terlacak kabur ke daerah Serpong, Tangerang Banten. Selanjutnya, Tim Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kanit 1 Iptu Yudistira dan Kasubnit Putu Eka Wisada bergerak melakukan pengejaran.
Bekerjasama dengan Reskrim Polres Tangerang Selatan, pelaku Mehdi akhirnya dibekuk di Alam Sutera Jalan Suter Ferinia 7-67 Serpong Tangerang Banten, Kamis (12/12/2019) sekitar pukul 17.50 WITA.
"Pelaku kami tangkap di Tangerang bekerjasama dengan Reskrim Polres Tangerang Selatan," terang mantan Kasat Narkoba Polresta Denpasar ini.
Dijelaskannya, pelaku Mehdi dan Masoud sudah saling kenal. Bahkan keduanya berbisnis di Bali. Penganiayaan itu terjadi saat pelaku ingin menagih utang ke korban. Ia kemudian mendatangi TKP restoran Pasargad untuk bertemu korban yang akan metting, pada Kamis (12/12/2019) sekitar pukul 20.00 WITA.
Namun dalam pertemuan, keduanya saling bersitegang hingga akhirnya pelaku Mehdi pitam. Ia menghajar korban dengan tangan mengepal ke arah belakang kepala dan leher sebanyak 5 kali. Akibat pemukulan keras itu, korban jatuh tersungkur.
Sadisnya, Mehdi yang tinggal di Valiasr Sacu Building Teheran Iran itu terus memukuli korban ke arah bagian dada. Sehingga korban mengalami sakit di bagian leher, kepala pusing dan dada sesak.
Tidak terima dianiaya, korban yang menginap di POP Hotel Jalan Pantai Kuta melaporkannya ke Polresta Denpasar.
"Motifnya salah paham dan ada juga masalah hutang. Tapi karena cekcok hingga terjadilah pemukulan," ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun