Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Ditemukan Mengapung, Mayat ABK Kapal di Benoa Dikira Awalnya Sampah Fiber
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga yang hilir mudik di depan PT SBU Dermaga Barat Utara, Pelabuhan Benoa, Minggu (22/12/2019) digemparkan penemuan mayat anak buah kapal (ABK) yang diketahui bernama Tarjina (23).
Jenazah korban yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat, kali pertama ditemukan saksi Roberto. Saksi melihat jenasah saat berada di atas Kapal Sanjaya 17. Saksi awalnya mengira jenazah yang mengapung itu sampah fiber.
"Saksi duduk di sebelah kanan kapal, saat melihat ke arah bawah ia kaget ada tubuh manusia yang mengapung," ujar Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhamad Yaqin, Senin (23/12/2019).
Penemuan mayat itu dilaporkan saksi ke Security PT SBU Dermaga Barat Utara. Selanjutnya korban di evakuasi ke darat.
Sementara saksi lainnya, Suhadi (37) asal Bojonegoro ABK Sanjaya 33 yang tak lain rekan mengatakan jenazah itu adalah temannya bernama Tarjina.
Sebelumnya korban sempat duduk duduk di atas jaring depan PT SBU, pada Jum'at (20/12/2019) pukul 21.00 WITA. Bahkan, mereka tertidur pulas di atas jaring.
Esoknya saksi dibangunkan oleh korban untuk mengarahkan kembali ke kapal Sanjaya 17.
Sesampainya di atas kapal saksi melanjutkan tidur, sedangkan korban saat itu melanjutkan mencuci pakaian.
Usai terbangun, Suhadi tidak menemukan keberadaan korban dan baru mengetahui kalau korban sudah ditemukan dalam keadaan mengapung.
"Masih diselidiki. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban," tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman