Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Bersih-Bersih Teluk Gilimanuk, Terkumpul 1 Kwintal Lebih Sampah Plastik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sampah plastik ancaman bagi lingkungan karena perlu ratusan tahun untuk mengurainya. Untuk mengurangi sampah plastik, Pemkab Jembrana menggelar Kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang kali ini di pusatkan di Teluk Gilimanuk, kelurahan Gilimanuk, jumat ( 27/12), mulai pukul 07.00 WITA.
Acara dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha beserta Ny. Ari Sugianti Artha, Sekda Jembrana I Made Sudiada,pimpinan OPD bersama segenap ASN , TNI/ Polri serta siswa–siswi SD sekitar.
Bersih-bersih gilimanuk sebagai tindak lanjut dari Pergub no 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Surat Edaran Bupati Jembrana no 660/999/DLH/2018 tentang tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah Rumah dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Jembrana.
Usai bersih-bersih seluruh sampah plastik itu dikumpulkan dan ditimbang. Hasilnya terkumpul seberat 133 kilogram sampah plastik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang juga selaku ketua panitia, I Wayan Sudiarta menyampaikan sampah plastik seberat 1 kwintal lebih itu nantinya akan diangkut ke TPA Peh.
“Setelah sampah-sampah yang terdiri dari limbah plastik itu, ya nantinya kita kumpulkan itu akan kita bawa ke TPA yang ada di dusun Peh, desa Kaliakah. Kegiatan seperti ini kita terus lakukan secara rutin dalam mewujudkan Bali Resik yang terbebas dari sampah plastik di Jembrana,“ ujarnya.
Bupati Artha mengatakan, program Bali resik ini merupakan arahan Gubernur Bali untuk bersih-bersih di lingkungan pesisir. Tujuannya agar sampah plastik tidak lagi ditemukan mencemari laut Gilimanuk, terlebih kawasan Teluk Gilimanuk adalah daerah wisata.
“Kita arahkan bersih-bersih kali ini di Gilimanuk, agar kawasan wisata ini bebas dari sampah plastik, terutama disepanjang pesisir pantai,“ kata Artha.
Selain itu ditambahkan Artha, penanganan sampah plastik tidak cukup ditangani oleh Pemerintah Daerah saja, melainkan perlu dukungan komitmen dari seluruh komponen masyarakat.
“Terlebih teluk Gilimanuk ini menjadi salah satu destinasi objek wisata. Jadi kebersihannya mutlak dan harus dirawat,“ sambungnya .
Dengan dilaksanakannya gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Artha juga berharap seluruh warga masyarakat gilimanuk dan juga anak-anak sekolah terutama instansi vertikal yang ada dikabupaten jembrana untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan pariwisata. Agar Gilimanuk tetap asri dan bebas dari sampah.
“Untuk itu mari saling mengingatkan, tanamkan menjadi kebiasaan agar tidak membuang sampah di sepanjang pantai apalagi sampah plastik,” pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 442 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 367 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik