Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Bersih-Bersih Teluk Gilimanuk, Terkumpul 1 Kwintal Lebih Sampah Plastik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sampah plastik ancaman bagi lingkungan karena perlu ratusan tahun untuk mengurainya. Untuk mengurangi sampah plastik, Pemkab Jembrana menggelar Kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik yang kali ini di pusatkan di Teluk Gilimanuk, kelurahan Gilimanuk, jumat ( 27/12), mulai pukul 07.00 WITA.
Acara dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha beserta Ny. Ari Sugianti Artha, Sekda Jembrana I Made Sudiada,pimpinan OPD bersama segenap ASN , TNI/ Polri serta siswa–siswi SD sekitar.
Bersih-bersih gilimanuk sebagai tindak lanjut dari Pergub no 97 tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Surat Edaran Bupati Jembrana no 660/999/DLH/2018 tentang tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah Rumah dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Jembrana.
Usai bersih-bersih seluruh sampah plastik itu dikumpulkan dan ditimbang. Hasilnya terkumpul seberat 133 kilogram sampah plastik. Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang juga selaku ketua panitia, I Wayan Sudiarta menyampaikan sampah plastik seberat 1 kwintal lebih itu nantinya akan diangkut ke TPA Peh.
“Setelah sampah-sampah yang terdiri dari limbah plastik itu, ya nantinya kita kumpulkan itu akan kita bawa ke TPA yang ada di dusun Peh, desa Kaliakah. Kegiatan seperti ini kita terus lakukan secara rutin dalam mewujudkan Bali Resik yang terbebas dari sampah plastik di Jembrana,“ ujarnya.
Bupati Artha mengatakan, program Bali resik ini merupakan arahan Gubernur Bali untuk bersih-bersih di lingkungan pesisir. Tujuannya agar sampah plastik tidak lagi ditemukan mencemari laut Gilimanuk, terlebih kawasan Teluk Gilimanuk adalah daerah wisata.
“Kita arahkan bersih-bersih kali ini di Gilimanuk, agar kawasan wisata ini bebas dari sampah plastik, terutama disepanjang pesisir pantai,“ kata Artha.
Selain itu ditambahkan Artha, penanganan sampah plastik tidak cukup ditangani oleh Pemerintah Daerah saja, melainkan perlu dukungan komitmen dari seluruh komponen masyarakat.
“Terlebih teluk Gilimanuk ini menjadi salah satu destinasi objek wisata. Jadi kebersihannya mutlak dan harus dirawat,“ sambungnya .
Dengan dilaksanakannya gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik, Artha juga berharap seluruh warga masyarakat gilimanuk dan juga anak-anak sekolah terutama instansi vertikal yang ada dikabupaten jembrana untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan pariwisata. Agar Gilimanuk tetap asri dan bebas dari sampah.
“Untuk itu mari saling mengingatkan, tanamkan menjadi kebiasaan agar tidak membuang sampah di sepanjang pantai apalagi sampah plastik,” pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6823 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan