Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pengrajin Gerabah Sulit Berproduksi Terkendala Musim Hujan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Musim penghujan pelaku usaha kerajinan gerabah khususnya di Banjar Basang Tamiang, Desa Kapal, Kabupaten Badung yang memproduksi kerajinan gerabah khusus untuk upakara adat Bali (Ngaben, Nganten dan Odalan) mengalami sedikit penurunan.
[pilihan-redaksi]
Seperti yang dialami salah satu pengrajin yakni Ketut Subrata. Menurutnya, hal tersebut disebabkan karena sinar matahari tidak sepenuhnya menyinari karena dihalangi mendung bahkan terjadi hujan. Sehingga, lanjutnya, dalam proses penjemuran sedikit mengalami kendala dan akan membutuhkan waktu yang agak lama dalam proses penjemurannya.
"Ya,tentu di musim penghujan ini proses produksi kami agak lambat. Sinar matahari tidak full ada, karena dalam proses pembuatan gerabah ini tentu membutuhkan sinar matahari," jelasnya.
Musim penghujan ini, diakuinya, jumlah produk yang dihasilkan mengalami penurunan dari rata-rata sebelum datang musim penghujan yang mampu menghasilkan 100 biji produk gerabah per hari.
"Jika panas bagus bisa 100 biji per hari bisa kami hasilkan. Dalam musim hujan ini kadang sampai tidak bisa bekerja, karena terkendala sinar matahari," ujarnya.
Adapun beberapa jenis kerajinan gerabah untuk upakara yang dihasilkan mulai dari jenis Coloblong, Jempere dan Caratan dengan harga dibandrol mulai dari Rp300 hingga Rp600 per biji.
"Produk-produk yang kami hasilkan tersebut kami jual hampir di seluruh Bali. Yang biasanya dicari langsung oleh pengepul, misal ada dari Karangasem dan beberapa daerah lain di Bali," kata Subrata.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan