Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BNN Bali Amankan 29 Kilo Ganja Aceh dari Pelatih Surfing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jaringan narkoba asal Medan, Criswandy (28) dibekuk pasukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, pada Kamis (16/1/2020) dengan barang bukti 29,1 kilogram yang dikemas dalam 53 paket besar. Barang haram itu sedianya kiriman dari Aceh yang masuk ke Medan dan dikirim ke Bali melalui jasa pengiriman ekspedisi JNE.
Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Nyoman Sebudi, ganja kering itu masuk ke Bali melalui jasa pengiriman JNE, pada Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 14.00 Wita.
Barang tersebut masuk dengan dua nomor resi, satu paket berisi pakaian dan satu lagi paketan narkoba. "Kami langsung berkordinasi dan melakukan pengintaian siapa yang akan mengambil barang," ujar Brigjen Suastawa, Senin (20/1/2020).
Pengintaian sedikit berkendala, karena tersangka Criswandy sangat profesional dalam hal ini. Pelatih surfing itu menggunakan alamat palsu untuk mengecoh petugas BNNP. Bahkan, dalam pengiriman barang tersebut, pria asal Pematang Siantar Sumatera Utara itu menggunakan jasa Go Box. "Dia menggunakan Go Box supaya mengelabui kita. Sedangkan dia sendiri memantau dari jarak jauh," ujarnya.
Setelah berada di pinggiran Jalan Tanah Barak Banjar Canggu Kuta Utara, tersangka Criswandy pun keluar dari persembunyianya untuk mengambil paketan di Go Box tersebut. Langsung saja, petugas BNNP Bali menangkap tersangka. "Dari awal anggota sudah menyebar di lokasi penangkapan. Semua menyamar, sehingga saat tersangka keluar mengambil paketan dia langsung kami tangkap," terangnya.
Di lokasi penangkapan, petugas mengamankan 50 paket besar berisi ganja kering seberat 27.977,15 gram. Kemudian 1 buah handphone Xiaomi. Selanjutnya, petugas mengerebek rumah tersangka yang tak jauh dari TKP awal. Di rumah kos tersebut, kembali ditemukan 3 paket besar berisi ganja kering seberat 1.218,02 gram. "Jadi, total barang bukti ganja kering yang kami sita yakni 53 paket ganja seberat 29.1 kg," bebernya.
Jenderal bintang satu itu mengatakan Criswandy merupakan jaringan narkoba asal Medan yang belum pernah dihukum. Sebelumnya, dia juga pernah memasok ganja dari Aceh ke Bali dengan jumlah kecil.
"Lantaran tidak pernah ketahuan, dia terus memasok narkoba ke Bali. Tercatat sudah kali ke 6 pengiriman. Selain pengedar dia juga pemakai," ungkapnya sembari menyebutkan, tersangka dijerat dalam pasal berlapis, yakni Pasal 114 Ayat (2) Atau Pasal 111 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman belasan tahun penjara.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan