Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ribuan Umat Rayakan Cap Go Meh di Benoa, Doakan Bali Nihil Corona

Senin, 10 Februari 2020, 07:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dihadiri ribuan umat, perayaan Cap Go Meh di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) "Satya Dharma" di Benoa, Denpasar Selatan berlangsung bertepatan kemunculan Bulan Purnama, Sabtu (8/2) malam.

[pilihan-redaksi]
Selain memohon keberkatan bagi keluarga, umat juga mendoakan agar Bali nihil dari kontaminasi virus Corona. Seperti yang dilakukan Teddy, salah satu umat yang ikut merayakan Cap Go Meh. Pria asal Bali ini mengungkapkan, selain memohon kesehatan untuk keluarga, ia juga memohon agar Bali terhindar dari masalah kesehatan dan lingkungan. 

"Minta supaya diberikan kesehatan untuk keluarga. Juga supaya Bali tidak terdampak Corona, tahun 2020 semoga semuanya lebih baik," ungkapnya diwawancarai usai sembahyang.

Perayaan ini tak saja diikuti umat dari Bali, Felly, warga Kepulauan Riau juga ikut merayakan Cap Go Meh di Denpasar. 

"Ya semoga tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Dimudahkan soal karir," ujarnya. 

Usai melakukan persembahyangan, umat disuguhkan beragam hiburan di halaman TITD Satya Dharma. Sejumlah penyanyi asal ibu kota Jakarta turut naik panggung, diikuti atraksi tarian api yang menampilkan kelompok tari dari Bali. 

Yang menarik, para artis yang tampil dikalungkan sejumlah bunga kertas oleh sejumlah penonton. Bahkan, saking banyaknya penonton yang memberikan, kalungan bunga tersebut hingga menutupi wajah sang artis. 

Ternyata, setelah penampilan, para artis tersebut dapat menyerahkan kalungan bunga itu kepada panitia penyelenggara, untuk ditukar dengan uang. Untuk satu kalung, dapat ditukar dengan uang Rp.50 ribu.

Sebagian umat juga terpusat di areal kuliner di belakang TITD Satya Dharma. Mereka dapat menikmati beragam suguhan kuliner Nusantara. Menjelang kegiatan berakhir, umat juga diberkahi hujan yang diyakini sebagai keberkahan dan keberlimpahan rejeki. 

Bagi umat Tionghoa, Cap Go Meh merupakan simbul penutupan perayaan Tahun Baru Imlek. Tahun 2020 ini merupakan perayaan ke 2571 dengan simbul shio tikus logam.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami