Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dampak Virus Corona, Kunjungan Turis Asing ke Bali Turun 27 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wabah virus corona yang terjadi di China dan beberapa negara lain di dunia berdampak pada kunjungan wisatawan asing ke Bali. Sejak wabah virus corona muncul di China, hingga kini kunjungan wisatawan asing ke Bali turun hingga 27 persen.
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata Bali dengan kalangan pelaku pariwisata di Bali hari Senin (10/2/2020). Rapat koordinasi ini antara lain membahas dampak wabah virus corona terhadap dunia pariwisata Bali dan upaya-upaya yang akan dilakukan kalangan pariwisata di Bali.
Menurut Ketua Bali Hotel Associatiion (BHA), Ricky Putra, sebelum wabah virus corona, kunjungan turis China ke Bali sebanyak 1,3 juta orang per tahun atau antara 4000 hingga 4500 orang per hari.
"Sejak wabah virus Corona dan dihentikannya penerbangan dari dan ke China, kunjungan wisatawan asing ke Bali turun 25 hingga 27 persen, dimana semuanya merupakan market share (pasar) wisatawan asal China,"ujar Ricky.
Turunnya kunjungan wisatawan asal China ke Bali ini berdampak pada beberapa area atau kawasan wisata di Bali seperti Nusa Dua, Kuta, Seminyak dan Canggu yang selama ini ramai dikunjungi wisatawan asal China.
"Di Kuta, Seminyak, dan Nusa Dua tingkat hunian hotel 30 persen bahkan ada yang turun hingga 20 persen. Sementara kawasan wisata lain seperti Sanur, Ubud dan Denpasar relatif (tingkat hunian hotel) masih stabil antara 50 hingga 60 persen karena lebih banyak dikunjungi wisatawan Eropa dan Australia,"jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa, menyatakan hingga saat ini Bali masih aman untuk dikunjungi wisatawan karena belum ada yang terinfeksi virus corona. Meski diakui ada penurunan jumlah kunjungan wisatawan asal China, namun kunjungan wisatawan dari negara lain relatif masih normal.
"Bali masih aman untuk dikunjungi karena belum ada yang terinfeksi corona. Kalau bicara soal kerugian saat ini, rasanya kurang etis jika kita hitung-hitungan duit disaat ada orang lain sedang sakit. Kalau (kunjungan) menurun itu iya, kita akui, terlebih market China pada bulan Maret biasanya "peak season". Kasus corona ini berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan asing hingga 25 persen dari kontribusi keseluruhan. Tahun 2019 ada 1.185.000 wisatawan asal China dari 6 juta wisatawan asing secara keseluruhan yang datang ke Bali,"ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang