Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Di Tengah Wabah Corona, Himbauan "Niskala" Ini Viral di Media Sosial
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di tengah wabah virus corona, muncul informasi dan himbauan yang beredar di kalangan pengguna media sosial sejak hari Selasa Malam (24/3/2020). Himbauan ini berisi ajakan agar warga memasang semacam "penolak bala" di rumah masing-masing.
[pilihan-redaksi]
Dari pantauan Beritabali.com di beberapa grup whatsapp, setidaknya ada dua informasi yang beredar. Informasi yang bersifat himbauan itu antara lain:
"Niki pejenengan (kulkul) ring Puri Agung Klungkung meswara, damuhe kanikang ngunggahin pandan 3 katih tegul aji benang tri datu pacekin bawang tabia lan kasurat tampak dare ring lebuh" (Ini yang dihormati (kulkul keramat) di Puri Agung Klungkung mengeluarkan suara, rakyat diminta untuk memasang 3 lembar daun pandan diikat dengan benang tridatu kemudian ditusuk bawang dan cabe merah lalu ditulis lambang "tampak dara" di pintu keluar rumah/halaman depan rumah).
Informasi lainnya di media sosial berbunyi: "pajenengan kentungan/kulkul puri agung klungkung sekitar pukul 20.20 wita (berbunyi), beredar himbauan agar warga memasang daun pandan, bawang putih, bawang merah, dan cabe metusuk diikat jadi satu dengan benang tridatu dipasang pada pemedal. Serta pamor tapak dara di pemedal atau ring sanggah pemesu ida dane".
Terkait adanya info yang viral ini, seorang warga Bali mengatakan, fenomena suara Kulkul keramat di Puri Agung Klungkung ini sudah ada sejak dulu.
"Kulkul yang ada di Puri Agung Klungkung itu memang keramat. Dulu saat bencana Gunung Agung meletus, saat peristiwa G 30 S PKI, wabah atau grubug di Bali memang selalu mengeluarkan bunyi untuk memperingatkan warga Bali. Mungkin hal ini bisa kita ikuti secara "niskala" sesuai kepercayaan masyarakat Hindu Bali, namun kita tetap juga melakukan antisipasi atau upaya secara "sekala" dengan cara menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan," ujar Made Suganda, warga Bali asal Klungkung.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 404 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan