Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Seorang Pasien Dalam Pengawasan Meninggal di RSUD Mataram
BERITABALI.COM, NTB.
Jamanik, 55 tahun beralamat di Jalan Gunung Pengsong Gapuk Dasan Agung, Kota Mataram, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Mataram, Jumat (27/3) siang akhirnya meninggal.
[pilihan-redaksi]
Pasien yang sebelumnya pernah punya riwayat perjalanan selama seminggu di Jakarta tersebut, dirawat di RSUD Mataram datang dengan keluhan seperti pasien Covid-19, dan sudah menjalani isolasi.
Sebelum akhirnya meninggal dengan hasil swab belum keluar. Penjelasan dari Komando Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr air Hajah Rohmi Djalilah dalam keterangan pers nya mengatakan, almarhum adalah pasien status PDP diisolasi di RSUD Kota Mataram. Meninggal Jumat (27/3) sore, dengan hasil swab (tes pengambilan jaringan sel pada hidung atau tenggorokan), belum keluar.
"Karena statusnya PDP maka SOP tetap kita jalankan untuk pemakamannya," jelas wakil Gubernur Sitti Rohmi.
Dipaparkan, almarhum punya riwayat perjalanan baru balik dari Jakarta. Yang bersangkutan berada di Jakarta dari 10-16 Maret. Datang ke RSUD Kota Mataram langsung dalam kondisi masih bisa jalan sendiri. Dengan keluhan seperti pasien Covid-19 pada umumnya.
"Setelah tiga hari, almarhum masuk RSUD, tanggal 24 siang, menjalani Swab tanggal 26, dan meninggal tanggal 27 siang dalam usia 55 tahun," terang Wagub Rohmi lagi.
Walau hasil swab belum keluar apakah yang bersangkutan positif Corona, jelas Wagub tetap dilakukan penanganan sesuai standar. Dan ini lebih pada kewaspadaan untuk melindungi masyarakat.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3774 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang