Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Satgas Covid-19 Desa Adat Kerobokan Bagikan APD di 4 Pasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong (GR) penanggulangan Covid-19 Desa Adat Kerobokan melaksanakan edukasi dan sosialisasi imbauan pentingnya mematuhi anjuran pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona di 4 pasar di wilayah Kerobokan pada Jumat (3/4/2020) pagi.

[pilihan-redaksi]
Ketua Satgas GR Covid-19 Desa Adat Kerobokan, AA Bagus Bayu Joni Saputra atau akrab dipanggil Gus Bayu Joni mengatakan imbauan kegiatan Satgas Gotong Royong Desa Adat Kerobokan diantaranya menerapkan disiplin menjaga jarak sosial dan fisik (social distancing & physichal). Kedua, disiplin lainnya adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yakni dengan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
.jpg)
"Selain itu kami juga membagikan masker ke pedagang dan pembeli, membagikan selop tangan, membagikan hand sanitizer ke pengelola pasar, memasang spanduk di 4 pasar yakni Pasar Mertasari, Pasar Pengosari, Pasar Muding Sari, dan Pasar Banjar Taman yang dianggap resiko penyebarannya sangat tinggi," jelas Gus Bayu Joni.
Terkait penyebaran wabah virus corona di sejumlah wilayah di Bali, Gus Bayu menekankan peningkatan kewaspadaan di wilayah Kerobokan, namun tidak panik. Untuk program lainnya, Tim Satgas melalui penggalangan dana secara gotong royong akan memberikan bantuan sembako pada masyarakat yang paling kurang mampu dan terdampak secara ekonomi akibat virus corona.
"Untuk penyemprotan disinfektan kami bersinergi dengan pemerintah dan sudah dilakukan sebelumnya," sebutnya.
Sementara itu, Bendesa Adat Desa Adat Kerobokan AA Putu Sutarja menambahkan kegiatan yang dilaksanakan Satgas GR Covid-19 Desa Adat Kerobokan merupakan wujud bakti kepada catur guru salah satunya Guru Wisesa pada saat bencana covid-19.

"Kita selaku masyarakat harus membantu pemerintah dalam pencegahan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan yang lebih besar lagi," ujarnya.
Dikatakan hari ini, Jumat (3/4/2020) tim Satgas memberikan edukasi ke pasar-pasar yang ada di Desa Adat Kerobokan dengan memberikan bantuan masker, selop tangan, hand sanitizer dan memasang spanduk imbauan.

"Pada umumnya yang ke pasar tradisional pagi-pagi adalah ibu-ibu dalam keluarga sangat kita hargai jangan sampai mereka terkena virus yang berakibat kepada keluarga yang lainnya. Apa yang dilakukan ini murni swadaya karena kemanusiaan," tutupnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun