Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Wacana "Nyipeng" dan Penanganan Covid-19 di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyelamatan masyarakat sudah mendesak. Kenapa harus Agama Hindu atau Budaya Bali dipakai alat untuk mendesak umat atau warganya melalui MDA dengan produk "sipeng"-nya?
[pilihan-redaksi]
Produk rekayasa sipeng atau apalah itu namanya tidak bisa begitu saja dicetak. Warga Bali perlu bernafas, hening dan cipta untuk bisa menerima sebuah keputusan yang tidak biasa dalam kehidupannya. Apalagi demografi cultural desa adat di Bali mempunyai pemahaman Desa Maucare, Desa Mewicara, Desa Kala Patra dan lain-lain dan mempunyai pakem Sime yang berbeda-beda.
Singkatnya pemahaman sipeng atau nama lainnya perlu waktu penerapan dan sosialisasi. Biarlah saat ini Pemprov Bali yang punya keputusan (1 pintu) dalam memerangi Covid-19 untuk warganya. Beban yang diterima Pemprov Bali sudah berat, dalam situasi yang darurat seperti ini, belum lagi kabupaten/kotanya.
Maka dari itu hiruk pikuk Nyepi tambahan, Sipeng atau apalah itu, PHDI selaku lembaga umat Hindu untuk arif dan bijak mengambil keputusannya. Dan keputusan itu akan menentukan baik atau buruknya lembaga PHDI, MDA dan lain-lain di mata masyarakat Bali di saat keadaan luar biasa dan darurat ini. Jangan membuat masyarakat Bali jadi "Campah" di kemudian hari.
Penulis: Putu Iwan Karna
Reporter: bbn/opn
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan