Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kebanyakan Hotel dan Penginapan di Buleleng Menolak Dijadikan Karantina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Buleleng yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan di Buleleng sudah disiapkan tempat isolasi khusus. Dimana dapat dipilih sekolah, gedung pemerintahan, dan penginapan yang disewa. Namun, kebanyakan hotel atau penginapan tidak mau menyewakan tempat.
[pilihan-redaksi]
"Ini bukan masalah biaya tapi ketulusan atau keihklasan dari hotel itu sendiri untuk memberikan tempatnya," imbuh Agus Suradnyana, Selasa (14/4/2020).
Sedangkan penyediaan bus penjemputan, Suradnyana mengatakan kebijakan penyediaan bus diambil karena untuk PMI yang negatif menjadi tanggung jawab kabupaten. Diisolasi di kabupaten masing-masing dengan rentang waktu 14-20 hari.
"Untuk sementara 14 hari dulu. Paling panjang 20 hari," ungkapnya.
Dua unit bus sekolah milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng telah disiapkan untuk menjemput para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Buleleng yang saat ini berada di Denpasar.
Para PMI ini sebelumnya telah menjalani rapid test yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan hasilnya negatif Covid-19. Sehingga bisa dipulangkan ke kampung halaman untuk diproses lebih lanjut oleh Pemkab Buleleng.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan A.P saat ditemui di ruang kerjanya,
Gunawan menjelaskan, sesuai arahan dari Bapak Bupati Buleleng bahwa Dishub Buleleng ditugaskan untuk menjemput para PMI asal Buleleng yang notebene sudah melewati rapid test dan dinyatakan negative Covid-19. Nantinya para PMI ini akan langsung diarahkan sesuai jumlah yang bisa dipulangkan.
Tetapi sebelum melakukan penjemputan pihak Dishub Buleleng akan melakukan langkah-langkah keamanan sesuai dengan protokol Covid-19. Seperti melakukan penyemprotan desinfektan pada permukaan maupun di dalam bus serta melengkapi personal dan kondektur dengan APD.
”Dishub Buleleng telah menyiapkan dua bus dengan kapasitas masing-masing 24 kursi lengkap dengan personal dan kondektur yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD),” jelasnya.
Dirinya mengatakan sejak mendapat perintah dari Bupati Buleleng dirinya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Nantinya, apabila ada kendala yang timbul bisa dengan cepat diatasi. Dengan demikian sejak senin 13 april 2020 Dishub Buleleng sudah siap untuk menjemput para PMI asal Buleleng.
”Untuk penjemputan kami menunggu informasi. Berapa orang yang akan dijemput, apabila jumlahnya lebih dari 15 orang maka akan menggunakan dua bus,“ ucap Gunawan.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4663 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan