Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Jumlah Pasien Terjangkit dan Sembuh Covid-19 di Buleleng Hampir Berimbang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng menegaskan bahwa Rumah Sakit (RS) Pratama Giri Emas khusus disediakan untuk isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saja.
[pilihan-redaksi]
Jika terdapat pasien terpapar Covid-19 dengan hasil rapid test positif, itu tidak diisolasi di RS Pratama Giri Emas, tetapi hanya dikarantina sementara. Namun jika sudah terkonfirmasi positif melalui test swab, pasien tersebut baru akan diisolasi di RS Pratama Giri emas.
Saat ini untuk di Kabupaten Buleleng, fluktuasi antara pasien terjangkit dan pasien yang sudah sembuh hampir berimbang. Yang menjadi prioritas GTPP Covid-19 Buleleng terkait dengan penanganan pasien Covid-19 di Buleleng saat ini yakni RSP Giri Emas difokuskan untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif.
Sehingga dilihat dari segi kapasitas ruang untuk isolasi masih mencukupi. Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng sudah mulai mempersiapkan upaya antisipasi dalam penyediaan tempat isolasi tambahan. Hal itu sedang dipikirkan, bersama dengan Dinas terkait nantinya akan mempersiapkan semacam rumah khusus.
"Jadi rencananya nanti Orang Tanpa Gejala (OTG) yang belum di test swab bisa dikarantina di tempat itu dulu untuk meringankan beban RSP Giri Emas, itu sebagai upaya antisipasinya," ujar Sekretaris Tim GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan update perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng kepada awak media melalui video conference, Rabu (22/4).
Dalam menentukan skema-skema lanjutan terkait penanganan Covid-19 tentu bukan sesuatu yang mudah. Seluruh kebijakan bersifat sangat dinamis yang berkaitan dengan proses-proses baik itu penyiapan prasarana, penganggaran, dan sesuai dengan regulasi yang ada. Selain itu, dilihat dari perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng yang terus mengalami fluktuasi, kedisiplinan dalam mentaati protokol kesehatan terkait penanganan Covid-19 sangat diperlukan.
"Sehingga pengurangan penyebaran Covid-19 bisa kita lakukan secara masif, lebih intens dan lebih cepat," imbuh Suyasa.
Adapun perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng saat ini, terdapat enam orang pasien terkonfirmasi positif yang dirawat di RS Pratama Giri Emas dan delapan orang dirawat di luar Kabupaten Buleleng. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini sudah tidak ada dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) bergejala yang masih dalam pemantauan berjumlah tiga orang.
Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 148 orang, dengan penambahan 64 orang dari sebelumnya, yakni kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif. Pemantauan lainnya, baik itu pekerja kapal pesiar, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lainnya, Warga Negara Asing (WNA), pulang dari luar negeri dan orang yang datang dari transmisi lokal Indonesia seluruhnya berjumlah 1.055.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3510 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1125 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 523 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 500 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun