Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 22 Oktober 2026
Ditutup Sementara, Bali Safari Tetap Rawat Satwa dengan Baik
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Meski ditutup sementara untuk mengikuti imbauan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Bali Safari Park tetap memegang komitmennya dalam merawat satwa.
Seperti diketahui, Bali Safari Park ditutup sementara sejak 23 Maret 2020 lalu hingga batas waktu yang ditentukan kemudian. Selama itu pula, manajemen Bali Safari mengakui tak ada pemasukan dari penjualan tiket pengunjung seperti biasa. Kendati begitu, perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa tetap menjadi prioritas utama, mengingat peran Bali Safari sebagai Lembaga Konservasi di bawah Taman Safari Indonesia (TSI) Group.
Para keeper (perawat satwa), tim medis, dan kurator tetap bekerja disesuaikan dengan prosedur tanggap COVID-19. Mereka diwajibkan mengenakan masker kain (yang dibuat sendiri oleh Bali Safari), dan menjaga kebersihan (mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer) saat berada di area Bali Safari. Pihaknya juga rutin menyemprotkan cairan disinfektan di area Bali Safari.

“Biaya perawatan dan pemeliharaan satwa Bali Safari selama penutupan sementara ini masih dapat ditanggung oleh manajemen Bali Safari,” ujar Thomas Colbert, General Manager Bali Safari Park.
Kendati demikian, Bali Safari Bersama unit-unit TSI Group lainnya (Taman Safari Bogor, Taman Safari Prigen, Batang Dolphins Center) sangat terbuka dengan bantuan atau donasi dari seluruh lapisan masyarakat yang ingin membantu program konservasi satwa.
Oleh karena itulah, kami mengadakan program #kitacintasatwa. Jadi, seluruh unit TSI Group memfasilitasi masyarakat yang ingin tetap berhubungan dengan satwa-satwa yang disayanginya dengan berdonasi sekaligus menjadi orang tua asuh satwa.
Program donasi ini sudah dibuka secara resmi sejak pertengahan April 2020 lalu di akun Instagram @balisafari. Donasi ini dibuka melalui transfer ke nomer rekening 6801777811 (BCA) atas nama PT Taman Safari Indonesia. Sebagian besar masyarakat menyambut baik #kitacintasatwa tersebut, dengan berbagai motivasi. Salah satunya adalah bisa mengobati kerinduan mereka terhadap satwa-satwa di TSI Group, termasuk Bali Safari. Program #kitacintasatwa ini akan terus berlangsung selama penutupan sementara akibat COVID-19.
“Donasi yang terkumpulnantinya akan digunakan semata-mata untuk membantu biaya perawatan dan pemeliharaan satwa-satwa di Bali Safari dan TSI Group, termasuk pemberian pakan, kebutuhan medis, serta kesejahteraan satwa,” tutur Thomas Colbert.
Selain itu, untuk mengobati kerinduan masyarakat terhadap satwa, Bali Safari juga meluncurkan program virtual zoo di Facebook dan Instagram official; Bali Safari Park. Di sini ditayangkan berbagai aktivitas dan interaksi satwa yang ada di Bali Safari. Dengan begitu, warga net bisa tetap keep in touch dengan satwa dan tahu banyak tentang perawatan satwa yang dilakukan di Bali Safari.
Sama halnya dengan seluruh lapisan masyarakat, Bali Safari berharap pandemi Corona ini bisa segera usai dan aktivitas kembali normal. Dengan begitu, Bali Safari pun dapat dibuka kembali serta memainkan perannya sebagai lembaga konservasi, edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. Jadi, tetap jaga kesehatan, #dirumahaja, dan #kitacintasatwa.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4511 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2133 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2104 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1693 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1667 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan