Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Ujaran Kebencian Terhadap Warga Bali Muncul di FB, Ini Kata Polda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jejaring media sosial Facebook dikagetkan postingan ujaran kebencian terhadap warga Bali oleh pemilik akun bernama Rizki Rahaditha. Ia memposting tulisan B**uh semua orang Bali. An**ng orang Bali an**ng orang Bali. Orang Bali semua harus m**i semua”.
[pilihan-redaksi]
Setelah kasus ini diusut Tim Opsnal Subdit V Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Bali, ternyata pemilik akun mengalami gangguan jiwa. Selanjutnya, Unit Ciber Polda Bali memanggil keluarga Rizki untuk dimintai keterangan, pada Rabu (27/5/2020). Daniel selaku orang tua Rizki meminta maaf atas postingan tersebut. Ia mengaku telah membuat video klarifikasi yang akhirnya diunggah di akun media sosial Dit Reskrimsus Polda Bali.
Dalam klarifikasinya Daniel membenarkan anaknya mengalami gangguan jiwa. Perihal ini diperkuat surat perawatan dari rumah sakit yang dibawanya ke Ditreskrimsus Polda Bali. "Anak saya memang mengalami gangguan jiwa dan saat ini masih dalam perawatan," ungkapnya.
Selain itu, Daniel selaku keluarga Rizki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Bali di mana pun berada. Dan juga kepada seluruh umat beragama di seluruh nusantara atas postingan keluarga kami tersebut.
"Kami berjanji untuk menjaga Rizki Radita agar perbuatan seperti ini tidak terulang kembali," jelas Daniel didampingi menantunya bernama Putra S dalam video klarifikasi tersebut.
Sementara itu, Kasubdit V Ditreskrimsus AKBP Gusti Ayu Suinaci membenarkan Rizki Rahaditha mengalami gangguan jiwa. Sebenarnya peristiwa itu di awal April dan pihaknya sudah melakukan penyelidikan.
"Kami sudah lidik, orangnya alami gangguan jiwa. Nah sekarang orang screen capture ya itu diviralkan lagi. Bukan dia yang membuat viral. Dia bikin status karena habis obatnya. Tetangga di sana (tempat tinggalnya) memaafkan dia. Karena mereka sudah tau kalau dia gangguan jiwa," terang AKBP Suinaci saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2020).
Yang menarik saat anggota Tim Ciber datangi rumahnya, AKBP Suinaci mengatakan pria tersebut mengamuk dan melempar anggotanya dengan pisau. Tak hanya itu, Rizki selalu menyembunyikan Handphone dan mengancam orang yang berani mengambilnya.
"Keluarganya tidak bisa berbuat apa-apa. Karena dia selalu sembunyikan handphone dan mengancam keluarganya. Kami berharap ke masyarakat agar tidak memviralkannya lagi statusnya itu," tegas mantan Kapolsek Denpasar Barat ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5489 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1114 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan