Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Belum Mau Terapkan New Normal, Koster: Yang Penting Sehat Dulu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan Bali tidak mau terburu-buru menerapkan 'new normal' dengan membuka pergerakan ekonomi khususnya sektor pariwisata karena lebih mementingkan untuk sehat terlebih dahulu dengan memprioritaskan pergerakan ekonomi lokal Bali.
[pilihan-redaksi]
"Kita lebih mementingkan sehat dulu untuk Bali dan Presiden sudah menyebut Pariwisata itu terakhir, buat kita di Bali masih panjang, kita ingin pergerakan lokal Bali dulu, pariwisata belakangan," ungkapnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, yang lebih dikedepankan daripada new normal adalah protokol tata kehidupan Bali Era Baru ditandai tatanan kehidupan baru dengan nilai-nilai baru yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi.
"Momentum munculnya kasus pandemi covid-19 ini adalah proses menuju tahapan pelaksanaan Bali Era Bali momentum untuk menata keseluruhan aspek pembangunan di Bali dengan prinsip baru pendekatan baru dan regulasi serta kebersamaan yang harus dilakukan di Bali," tandasnya.
Nantinya, saat ini Bali sedang merancang untuk SOP protokol kesehatan dan masih memerlukan waktu yang panjang, termasuk ada upaya sekala dan niskala tidak saja begitu saja dilaksanakan. "Nanti akan diputuskan dengan Bupati Wali Kota se-Bali," sebutnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3362 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1283 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan