Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sektor Pariwisata Dorong Perekonomian NTB Lebih Cepat Pasca Pandemi

Senin, 15 Juni 2020, 20:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Berdasarkan kajian data empiris statistik, pariwisata yang merupakan gabungan sektor perdagangan, transportasi, penyediaan akomodasi, serta makan-minum (mamin), merupakan sektor yang berpotensi untuk mendorong perekonomian Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 


[pilihan-redaksi]
Ke depannya, sektor ini dapat mendorong perkembangan ekonomi NTB menjadi lebih cepat. "Sektor pariwisata salah satu sektor yang terkena dampak yang sangat besar akibat pandemi. Akan tetapi sektor ini ke depannya berpotensi mendorong  perekonomian NTB menjadi lebih cepat," demikian Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi NTB, Suntono SE M Si, pada rapat mengkaji dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi, di ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (15)6/200). 


Pada rapat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB Dr Hajah Sitti Rohmi Djalilah tersebut, Suntono menjelaskan BPS menyarankan agar pemerintah perlu memiliki perencanaan jangka menengah dan panjang untuk menggiatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kemandirian dalam melakukan konsumsi. Sehingga ketergantungan terhadap Jaminan Pengaman Sosial (JPS) dapat dikurangi.

 

Dipaparkan pula oleh Suntono dalam rapat ini, langkah pemerintah yang konsen terhadap industrialisasi dinilai tepat. Industri pengolahan merupakan salah satu leading sektor dalam perekonomian NTB. Guncangan pada sektor ini berpotensi besar untuk mengganggu stabilitas ekonomi ndan penyerapan tenaga kerja.


"Sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor industri pengolahan," tegas Suntono. 


Percepatan pada sektor ini, bisa  memberikan dampak ke depan yang sangat besar. Menyikapi industri pariwisata menjadi sektor pendorong percepatan ekonomi NTB, Wagub Ummi Rohmi menjelaskan, data merupakan acuan penting dalam penyusunan langkah-langkah pemerintah. Terutama dalam menghadapi dampak pandemi di NTB.

 

"Kalau kita lihat data, memang kondisi saat iini sangat fluktuasi. Kurva yang telah melandai saat ini di NTB dapat dipertahankan," kata Wagub Ummi Rohmi, berharap semua pihak menyiapkan dari berbagai sisi, terutama sisi industri dan pariwisata.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas NTB



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami