Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Kadek Agus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemancing yang terseret arus Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (19/6/2020).
Persiapan seluruh personil pada Operasi SAR hari ke dua, telah dimulai dari pukul 06.30 Wita. Basarnas Bali bersama unsur SAR terkait menyisir perairan menggunakan 2 unit rubber boat, 1 unit jet ski serta sampan nelayan setempat.
Tidak ditemui kendala dalam proses pencarian, kondisi cuaca cerah dan jarak pandang cukup jauh.
"Pada pukul 17.00 Wita korban ditemukan pada koordinat 8° 18.913'S- 114° 30.755'E, yakni kurang lebih 500 meter arah barat laut dari LKP," jelas Gede Darmada, S.E., M.AP., selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Selanjutnya jenasah dibawa menuju RSUD Kabupaten Jembrana Jembrana menggunakan ambulance BPBD Jembrana.
Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan 16 personil Brimob Batalyon C Gilimanuk, 20 personil Polsek Melaya, 7 personil Polair Polres Jembrana, 2 personil BPBD Jembrana, Babinsa Candikusuma, potensi SAR serta masyarakat setempat.
Diberitakan sebelumnya korban atas nama Kadek Agus Santika sekitar pukul 13.00 Wita, sedang memancing di pinggir Pantai Candikusuma, selang beberapa menit tiba-tiba ombak datang dan menyeret korban hingga menghilang.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5398 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2282 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan