Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Tabanan Masih Verifikasi Objek Wisata
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hingga saat ini Pemkab Tabanan masih melakukan verifikasi objek wisata untuk dibuka pada masa pandemi Covid-19. Tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan masih melakukan pengecekan pengelola objek wisata.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan, pihaknya masih berhati-hati terkait membuka akses objek pariwisata.
“Kami lebih utamakan pada kesehatan masyarakat. Seperti edukasi masyarakat, tempat cuci tangan dan perlengkapan kemanan bagi staf di obyek wisata,” katanya Selasa, 14 Juli 2020.
Untuk target membuka serentak pariwisata di Tabanan, Putu Dian masih belum berani memastikan. Tim gugus tugas Tabanan masih melakukan pengecekan ke objek wisata khususnya dengan status Daerah Tujuan Wisata atau DTW.
“Tim gugus tugas masih terus melakukan pantauan hingga saat ini,” ujarnya.
Meski belum mengumumkan pembukaan objek wisata, tapi obyek wisata Ulun Danu Beratan pada 10 Juli 2020 menyatakan telah dibuka untuk kunjungan wisatawan. Pihak manajemen mengatakan telah melakukan koordinasi dengan wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang sempat melakukan kunjungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Tabanan I Gede Sukanada mengatakan Tabanan memilki 24 obyek wisata dengan status DTW. Hingga kini pihaknya masih melakukan verifikasi terkait pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan.
“Ada beberapa evaluasi yang diberikan oleh tim kepada pengelola objek wisata,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi ia menyebutkan, sementara obyek wisata di Tabanan yang paling siap menerapkan protokol kesehatan pada masa Pandemi Covid-19 adalah Tanah Lot, Jatiluwih dan Ulun Danu Beratan.
Reporter: Humas Covid Tabanan
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun