Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Peran Orang Tua Penting Dampingi Anak Belajar di Rumah Saat Pandemi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski sudah memasuki tatanan era baru, Pemerintah Provinsi Bali tetap akan memberlakukan pembelajaran sistem online (dalam jaringan/ daring) antara guru dengan siswa. Hal ini untuk meminimalisir bertambahnya kasus Covid-19.
Untuk itu, peran orang tua sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak dalam kehidupannya sebagai peran Guru Rupaka sehingga menjadikan putra-putrinya berkarakter baik, berbudi pekerti dan memiliki etika berbudi luhur.
Hal ini disampaikan Ny Putri Suastini Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali dalam dialog Perempuan Bali Bicara, di Denpasar, Jumat (17/7). Dikatakan lebih lanjut, jika ingin bangsa tetap jaya maka orang tua menjadi peran utama dalam mendidik tata krama, etika, sopan santun dan menumbuhkan rasa toleransi di tengah pergaulannya.
Agar menjadi putra-putri yang suputra, kata dia, yang berbakti tidak hanya kepada sesama dan lingkungannya namun juga tertanam rasa bakti terhadap Sang Hyang penciptanya, sehingga menjadi putra-putri yang berbudi pekerti yang luhur dengan landasan dasar kasih sayang yang mendidik.
Orang tua,menurutnya jangan pernah lalai dalam mendidik anak-anaknya, sehingga tumbuh putra putri yang wiweka, memiliki kepedulian yang berlandaskan atas spiritual dan jiwa yang subur yakni memiliki kecerdasan, namun disertai nalar dan logika yang seimbang, memiliki kemampuan otak dan budi pekerti yang baik serta seimbang.
Untuk menghindari jarak yang renggang antara orangtua dan anak-anak maka perlu dibuatkan jadwal untuk berkumpul bersama keluarga di ruangan keluarga, selain peran penting mengawasi waktu belajar mereka sehingga waktu berdiskusi itu menjadi wadah menyenangkan bagi anak remaja yang mulai tumbuh dengan masanya sendiri.
Ia juga menyarankan agar jangan memaksakan kehendak orang tua kepada anak agar mereka tidak terbebani, sehingga tidak menjadi anak yang tumbuh besar namun tidak berbekal pengalaman, pengetahuan dan wawasan. Dengan demikian, mereka tumbuh dengan spirit yang kaya disertai cara berfikir yang mumpuni.
Selain itu, orang tua juga diajak terlibat dalam menyusun jadwal terkait aktivitas dan kegiatan antara belajar dengan bermain, ide kreatif orangtua dan terlibat langsung dengan anak, komunikasi yang positif dalam mendisiplinkan anak dan juga sebagai teman serta pemahaman etika dan budi pekerti menjadi bagian terpenting dalam tumbuh dan berkembang.
Disamping juga, mengingatkan tentang waktu dengan membangun komunikasi yang baik dan tidak meninggalkan sikap instrospeksi diri, Relasi sebagai hubungan baik antara orangtua dengan anak yang berfungsi sebagai guru rupaka dan juga sebagai orangtua) untuk mendampingi anak anaknya belajar di rumah yang memiliki keterkaitan dengan teknologi.
Reporter: Humas Bali Covid 19
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan