Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Bangun Kandang untuk 100 Ribu Pullet, Langkah Awal Industrialisasi Peternakan di NTB
BERITABALI.COM, NTB.
Peletakan batu pertama pembangunan kandang 100.000 pullet (ayam yang dipelihara di umur 0-16 minggu, red) di kawasan Olat Maras, Kabupaten Sumbawa, dilakukan oleh Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr H Zulkieflimansyah, Sabtu (18/7).
[pilihan-redaksi]
Pembangunan kandang pullet ini adalah mengawali hadirnya industrialisasi peternakan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan telur di NTB. Gubernur Zul yang hadir di kawasan lembah Olat Maras, Kabupaten Sumbawa bersama beberapa Kepala Dinas Provinsi NTB beserta TP-PKK mengatakan, pembangunan 100 ribu kandang pullet ini menjadi langkah awal untuk perekonomian dan peternakan NTB melesat cepat.
"Bulan ini seratus ribu, mudah-mudahan segera sampai sejuta. Ini tanah luas tinggal dipakai saja," ujar Zul, berharap peternakan 100 ribu pullet ini nantinya akan memunculkan industri-industri baru dan modern di NTB.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ir Hajah Budi Septiani yang turut hadir menuturkan, langkah yang diambil oleh Gubernur ini sudah sejak lama dinantikan. Sebab dengan menggeliatkan peternakan ayam petelur di NTB terlebih di pulau Sumbawa, maka ke depan permasalahan inflasi di NTB tidak akan terjadi lagi.
Maksum Jatmiko, Direktur Samawa Farm yang hadir dalam acara peletakan batu pertama ini menyampaikan, dari 100.000 pullet yang terdapat di lahannya, akan menyuplai sekitar 300.000 ekor ayam petelur. Dari target satu juta populasi yang pihaknya targetkan di NTB dalam tiga tahun ke depan.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli