Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Jokowi: Hasil Uji Klinis Berhasil, Vaksin Sinovac Siap Diproduksi 100 Juta Dosis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku pemerintah akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga. Dalam proses uji klinis tersebut kata Jokowi melibatkan 1.620 sukarelawan.
[pilihan-redaksi]
Hal ini dikatakan Jokowi melalui akun Twitternya, @jokowi yang dikutip Suara.com, Rabu (22/7/2020).
"Kita akan melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19 tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan," tulis Jokowi.
Dalam uji klinis vaksin tersebut, pemerintah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bio Farma (persero) dan juga Universitas Negeri Padjajaran, Bandung. Jokowi memastikan bahwa proses dan protokol fase uji klinis tersebut akan mendapatkan pendampingan ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Ia menuturkan jika proses uji klinis berhasil, nantinya pemerintah siap memproduksi secara massal vaksin Sinovac tersebut sebanyak 100 juta dosis per tahun. Hasil uji ini nantinya akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara.
"Proses dan protokolnya mendapat pendampingan secara ketat oleh BPOM. Apabila berhasil, BUMN Bio Farma siap memproduksi vaksin ini dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun," kata Jokowi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun