Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gubernur Koster Sebut Terapi Arak Bali Efektif Sembuhkan OTG Corona

Rabu, 22 Juli 2020, 20:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan metode pengobatan tradisional Bali (usada) dengan cara terapi arak Bali efektif menyembuhkan pasien positif virus Corona (Covid-19) tanpa gejala (asimtomatik).

 

 

[pilihan-redaksi]
"Itu (terapi arak-red) ternyata efektif sekali. Yang baru kena positif, dua hari dilakukan 'treatment' ini, pada hari ketiga negatif dan sembuh," kata Wayan Koster di sela peluncuran Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15036 Tahun 2020 tentang Program Pasar Gotong Royong Krama Bali, di Kediaman Jayasabha, Denpasar, Rabu (21/7) dikutip dari cnnindonesia.com.

 

 

Menurut Koster, terapi dengan menggunakan bahan dasar arak Bali yang sudah didestilasi khusus itu, sudah diujicobakan kepada ratusan orang positif Covid-19 yang dirawat di sejumlah tempat karantina.

 

"Sudah diuji coba dengan ekstraksi daun jeruk purut (lemon), kemudian dikasi minyak kayu putih. Ternyata sekarang sembuhnya sudah meningkat jauh bagi mereka yang dirawat di tempat karantina," ucapnya.

 

Dia mengklaim tingkat kesembuhan terapi arak Bali ini mencapai 80 persen terutama untuk mereka yang tanpa gejala. Dia menuturkan pada percobaan awal, ada 19 sampel yang dicoba dan hasilnya sebanyak 15 pasien sembuh. Jumlah sampel kemudian terus ditingkatkan hingga mencapai ratusan.

 

"Jadi 80 persen sembuh. Saya tenang sekarang. Sekarang misalnya kena, dua hari lagi setelah di-treatment itu pada hari ketiga swab sembuh. Kami pulangkan," tutur Koster.

 

Dengan treatment ramuan ini, Koster mengungkapkan ada 400 warga terjangkit corona yang dikarantina dinyatakan sembuh. Ia optimistis tingkat kesembuhan akan meningkat jika treatmen ini terus dilakukan.

 

Koster mengaku senang, arak Bali memiliki manfaat untuk kesehatan. Ia pun mengaku setiap hari memakai ramuan ini dengan cara dihirup.

 

"Ini rezeki industri arak yang menjadi minuman dan kedua bermanfaat untuk kesehatan atau usada. Saya tiap hari pakai ini, hirup-hirup sebelum tidur. Enak, dia, bagus sekali," katanya.

 

Koster sudah menyampaikan hal ini ke Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ketika melawat Bali kemarin. Ramuan ini juga akan dipatenkan namun sementara baru bisa dipakai di Bali saja.

 

"Nah, ini sudah matang, masih kita pakai lokal Bali dulu. Produk akan kami patenkan. Saya sudah cerita ke Menkumham. Saya prakarsai ini. Saya dorong Kadis Kesehatan untuk eksperimen ini. Kalau sudah terbukti kemudian legal, maka ini akan jadi industri baru," tuturnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami