Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Objek Wisata Alas Kedaton Gratiskan Tiket Masuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Untuk menggenjot kunjungan wisatawan di masa normal baru, pengelola objek wisata Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, tidak memungut tiket masuk. Kunjungan gratis ini berlaku hingga September 2020.
[pilihan-redaksi]
“Kami telah mulai sejak Juli,” kata Bendesa Adat Kukuh, I Gusti Ngurah Harta Wijaya Minggu, 9 Agustus 2020.
Meski gratis, saat ini alas kedaton hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal atau yang berasal dari sekitar objek wisata.
Terkait target, Ngurah Harta Wijaya menyatakan, pihaknya tidak memiliki batasan. Hal ini karena pandemi Covid-19 masih belum bisa diprediksi.
Selain itu, ia mengatakan, sesuai dengan instruksi Gubernur Bali pada September dijadwalkan pariwisata akan mulai menerima wisatawan dari mancanegara. Obyek wisata Alas Kedaton akan memulai operasional secara penuh bersamaan dengan momen tersebut.
Ngurah Harta Wijaya juga menyebutkan, ada beberapa agen perjalanan yang sudah menjadwalkan kunjungan bersama wisatwan asing pada September 2020 ke Alas Kedaton.
Pihak pengelola juga menambah wahana wisata di alas kedaton dengan sepeda gantung, Flying Fox hingga ayunan tradisional. Saat ini obyek wisata Alas Kedaton dikelola penuh oleh desa adat setempat.
Seorang pengunjung, Kusniandani, 55 tahun mengatakan, memang sengaja memilih obyek wisata alas kedaton menjadi tujuan terakhirnya bersepeda karena sejuk dan gratis.
“Kami datang rombongan dengan sepeda, jalur menuju ke sini bagus pemandangannya,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang