Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Banyak yang Tidak Percaya Rano Jadi Kaki Tangan Pengedar Narkoba
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak yang tidak percaya, Rano Dwi Putra (RDP) selaku ASN Otoritas Bandara (Otban) Ngurah Rai Bali merupakan seorang kaki tangan pengedar narkoba hingga ditangkap di Bandar Udara Hang Nadim Batam, Sabtu (22/8/2020). RDP ditangkap bersama teman wanitanya saat menyelundupkan 3 kg sabu ditempel di badannya.
Kepala Bagian Tata Usaha Otoritas Bandara Wilayah IV Bandar Udara Internasional, I Gusti Ngurah Rai, Bali, Noviansya membenarkan RDP adalah ASN Otban Ngurah Rai Bali. Ia juga membenarkan RDP ditangkap di Batam karena membawa sabu.
Menurutnya, RDP adalah seorang ASN bagian staf umum dan rumah tangga dari Subag Umum dan kepegawaian. "Ya dia sudah bekerja sekitar 11 tahun dari 2009. Dia ASN bagian staff umum," Kata Noviansya ke wartawan, Senin (24/8).
Diungkapkannya lagi, RDP saat ditangkap di Batam dalam keadaan libur cuti bersama, atau tepatnya sedang tidak menjalankan tugas dinas. "Itu di luar jam dinas," ungkapnya.
Sementara belum lama ini, media sosial dikagetkan munculnya video RDP yang ditangkap di Bandar Udara Batam, Sabtu (22/8/2020) sekitar pukul 12.30 WITA. Ia ditangkap bersama teman wanitanya karena 3 kg sabu.
Masih video yang viral, saat ditangkap Rano mengenakan baju dinas. Bahkan pakaiannya dilucuti dan ditemukanlah sabu yang ditempel di perut dan kakinya.
"Kami tidak tahu (kenapa pelaku memakai pakaian dinas saat ditangkap). Apakah itu strategi dia kita gak tau. Yang jelas kami sangat kecewa," bebernya.
Menurut Noviansya, dalam keseharianya RDP bekerja seperti biasa seperti staff Otban Bali lainnya. Mereka tidak curiga jika RDP4 ternyata kaki tangan pengedar narkoba.
Ironinya, dari sejumlah pemberitaan yang beredar, RDP disebut-sebut sudah 3 kali menyelundupan sabu dan baru kali ini ditangkap. "Kami berharap ini kasus terakhir dan kami harus terus lebih ketat lagi memonitoring rekan-rekan kami," tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan