Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tips Aman Minum Arak Bali (2): Susah Dibedakan dari Bau dan Rasa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arak Bali menjadi topik populer saat ini. Disamping karena minuman khas tradisonal Bali ini menjadi legal karena disahkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub), yang lebih menarik adalah juga direkomendasikan bahkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai terapi untuk penyembuhan pasien Covid-19 yang dikarantina.
Ketua Asosiasi Bartender Indonesia (ABI) Bali, Ngurah Udayana, mengatakan, saat ini banyak beredar produk arak yang dibuat oleh petani arak. Ada yang memang dibuat murni tanpa campuran, namun ada juga yang memang sudah dicampur misal dengan ethanol.
"Menurut saya, arak yang aman dikonsumsi adalah arak yang sudah lulus tes lab BPOM alias arak legal. Kalau belum tes lab, agak susah membedakan mana yang layak diminum atau ethanol dan mana yang mengandung methanol (berbahaya), hampir tidak bisa dibedakan dari segi bau dan rasa," jelas pria yang lama melanglang buana di luar negeri ini.
Pria yang juga punya pengalaman bekerja di industri minuman alkohol ini menyarankan agar masyarakat mengonsumsi arak yang legal.
"Jadi kesimpulannya yang paling aman adalah arak yang sudah legal. Yang sudah lulus tes uji laboratorium BPOM dan sudah mendapatkan MD (merk dagang) serta menggunakan pita cukai. Saya selalu mengedukasi minumlah minuman alkohol yang legal untuk keamanan dan keselamatan," ujarnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan