Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Trek-trekkan Ratusan Remaja Viral, Ini Kata Kasat Lantas Polresta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi trek-trekkan di kalangan anak muda mulai merajalela di wilayah Denpasar. Seperti diketahui, baru-baru ini ratusan remaja mengendarai motor viral di media sosial, Senin (21/9/2020) malam.
Setelah diselidiki ternyata mereka sedang menonton aksi balap liar dikawasan Jalan Sunset Road Kuta. Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo membenarkannya. Dia mengatakan pihaknya sudah memonitor aksi balapan liar yang viral di medsos.
Kedepannya, kata AKP Adi, pihak kepolisian akan gencar melaksanakan patroli di malam hari agar bisa menghalau balapan liar tersebut. "Kawasan yang rawan trek-trekkan akan kami gencarkan patroli rutin di malam hari," tegasnya Selasa (22/9/2020).
Mantan Kasatlantas Polres Buleleng itu kembali mengungkapkan, sudah bukan rahasia umum kalangan remaja yang melakukan aksi trek-trekkan selalu bermain kucing-kucingan dengan petugas kepolisian.
Sehingga Polisi sulit memonitor keberadaan aksi trek-trekkan tersebut. "Mereka selalu bermain kucing-kucingan dengan petugas di lapangan. Sulit kami deteksi," bebernya.
Untuk itu, jajaran Satlantas Polresta Denpasar akan bersinergi dengan jajaran Intelkam dan Reskrim guna mengambil tindakan tegas terhadap para pelakunya. "Kami akan bekerjasama dengan Intel dan Reskrim dalam hal penegakkan hukum," tegasnya.
AKP Adi menjelaskan dengan menggandeng jajaran Intel dan Reskrim diharapkan mampu memberikan efek jera bagi yang mengganggu ketertiban umum. "Jika melibatkan intel dan reserse bisa membuat dampak yang lebih besar dan efek jera bagi para pelaku," tambahnya.
Selain penindakan, AKP Adi menerangkan, pihaknya juga sudah melakukan pencegahan terhadap aksi trek-trekkan tersebut. Dimana, pihaknya sudah menyiapkan personel untuk berjaga-jaga di setiap stasioner (Pos Polisi).
"Nanti akan ada personel yang berjaga-jaga di setiap stasioner untuk mencegah terjadinya aksi trek-trekkan," ungkap mantan Wakapolsek Denpasar Selatan itu.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan