Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Menko Luhut Khawatir Muncul Klaster Baru Covid-19 Akibat Cuaca Ekstrem
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan khawatir akan ada klaster baru dalam penyebaran virus corona yang diakibatkan perubahan cuaca ekstrem. Untuk itu dia meminta agar Kementerian Kesehatan mewaspadai perubahan cuaca yang bisa mengganggu penanganan pasien Covid-19.
"Tiga bulan kedepan kita harus bersiap dengan perubahan cuaca yang ekstrem, ditakutkan akan timbul klaster baru karena faktor tersebut," kata Luhut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) virtual tentang Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet, Jakarta Pusat, Selasa, (6/10) dikutip dari Liputan6.com.
Selain Kementerian Kesehatan, Luhut juga meminta jajaran RS Darurat Wisma Atlet untuk siaga dan bersiap. Sebab perubahan cuaca ini bisa menimbulkan penyakit demam berdarah (DBD) yang disebut memiliki gejala yang mirip dengan pasien terjangkit virus corona.
"Kita harus mampu mengakomodir keduanya pula, jangan sampai satu orang terjangkit keduanya," kata Luhut.
Selain memperingatkan tentang sistematika pencegahan tersebut, dia mengingatkan kepada Wisma Atlet untuk terus menjaga kedisiplinan mereka yang sudah baik. Alasannya banyak pasien yang sembuh setelah menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet.
"Angka kesembuhan yang tinggi di wisma atlet ini harus dipertahankan, juga bisa menjadi rujukan bagi RS lainnya," kata dia mengakhiri.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan