Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Aura Pukul Pemuda di Paddy's
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Waria berinisial S alias Aura (29) yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan menganiaya seorang pengunjung saat dugem di Paddy's Bar Club Kuta, pada Minggu (11/10) pukul 14.00 Wita. Tidak terima mukanya dijotos, pengunjung bernama Gus Prino (20) melapor ke Polsek Kuta dan Aura pun ditangkap.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Made Yudistira, kasus penganiayaan yang dilakukan Aura terjadi di Paddy's Bar Club di Jalan Legian, Kecamatan Kuta, Badung, Kamis (1/10/2020) sekitar pukul 02.00 WITA.
Berawal korban bersama temannya sedang minum bir di dalam Paddy's Bar Club. Belum lama minum, tiba-tiba tersangka datang dan langsung memukul wajah korban. Akibat jotosan itu mengenai mata kanan dan bibir korban.
Laporan korban ditindaklanjuti Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta. Setelah dilakukan penyelidikan, Aura diringkus di kamar kosnya di Gang Samuan Tiga, l Kuta, Badung, Minggu (11/10/2020) pukul 14.00 WITA.
"Pelaku kami tangkap di kosnya di Kuta," ujar Iptu Yudistira, Rabu (14/10/2020).
Tersangka Aura ini mengaku memukul korban sebanyak 2 kali di bagian muka dengan menggunakan tangan kosong. Pemukulan itu bermotif kejengkelan pelaku terhadap korban.
"Pelaku memukul korban karena jengkel setelah dituduh mencuri bir," terang Iptu Yudistira.
Dalam kasus penganiayaan ini Aura asal Makassar, Sulawesi Selatan ini dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara dua tahun 8 bulan penjara.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3350 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 996 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan