Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Gubernur dan PHDI NTB Simakrama di Geria Batu Bolong Pagesangan
BERITABALI.COM, NTB.
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr H Zulkieflimansyah selalu menyempatkan diri hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan.
Salah satunya ditunjukkan dengan kehadirannya pada acara Simakrama atau dialog santai dengan umat Hindu, di Geria Batu Bolong Pagesangan Selatan Kota Mataram, Sabtu (17/10).
Dialog santai bertukar pikiran tentang banyak hal dengan tokoh-tokoh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHD) NTB tersebut, mulai penanganan Covid-19, hingga menyambut Pilkada serentak Desember mendatang.
Ketua PHDI NTB, I Gede Mandra M Si mengungkapkan, Gubernur NTB selalu merangkul semua kalangan masyarakat.
"Baru kami rasakan sosok Gubernur yang begitu dekat dengan kami," ujar Gede Mandra, mengajak masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan.
Mandra menyebut keberagaman yang ada harus menjadi penguat dalam mensukseskan pembangunan NTB. Sebelumnya, Gubernur Zul mengatakan berdialog santai lewat Simakrama atau silahturahmi ini adalah salah satu cara dirinya menghilangkan sekat-sekat, yang kerap muncul antara pemimpin dan masyarakat.
Menurutnya, dalam membangun daerah dibutuhkan peran dari semua pihak. Untuk itu tali silaturahmi haruslah tetap terjalin dengan baik.
"Kedatangan kami malam ini, mudah-mudahan mengobati kerinduan dan menautkan hati kita semua," ucap Gubernur lulusan Ekonomi Industri dari Harvard University, di Cambridge Massachusetts Amerika Serikat ini.
Pihaknya mengaku senang dapat terus menyapa masyarakat di seluruh penjuru NTB. Simakrama yang dihadiri pula oleh Kadis Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir I Gusti Bagus Sugiharta ini, Gubernur Zul juga mengajak masyarakat menjaga kondusifitas dan keamanan selama berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada.
"Boleh beda partai, boleh beda Paslon. Tapi tidak boleh karena perbedaan membuat ada aura permusuhan sesama kita," pesan Zul.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3791 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang