Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur dan PHDI NTB Simakrama di Geria Batu Bolong Pagesangan
BERITABALI.COM, NTB.
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr H Zulkieflimansyah selalu menyempatkan diri hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan.
Salah satunya ditunjukkan dengan kehadirannya pada acara Simakrama atau dialog santai dengan umat Hindu, di Geria Batu Bolong Pagesangan Selatan Kota Mataram, Sabtu (17/10).
Dialog santai bertukar pikiran tentang banyak hal dengan tokoh-tokoh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHD) NTB tersebut, mulai penanganan Covid-19, hingga menyambut Pilkada serentak Desember mendatang.
Ketua PHDI NTB, I Gede Mandra M Si mengungkapkan, Gubernur NTB selalu merangkul semua kalangan masyarakat.
"Baru kami rasakan sosok Gubernur yang begitu dekat dengan kami," ujar Gede Mandra, mengajak masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan.
Mandra menyebut keberagaman yang ada harus menjadi penguat dalam mensukseskan pembangunan NTB. Sebelumnya, Gubernur Zul mengatakan berdialog santai lewat Simakrama atau silahturahmi ini adalah salah satu cara dirinya menghilangkan sekat-sekat, yang kerap muncul antara pemimpin dan masyarakat.
Menurutnya, dalam membangun daerah dibutuhkan peran dari semua pihak. Untuk itu tali silaturahmi haruslah tetap terjalin dengan baik.
"Kedatangan kami malam ini, mudah-mudahan mengobati kerinduan dan menautkan hati kita semua," ucap Gubernur lulusan Ekonomi Industri dari Harvard University, di Cambridge Massachusetts Amerika Serikat ini.
Pihaknya mengaku senang dapat terus menyapa masyarakat di seluruh penjuru NTB. Simakrama yang dihadiri pula oleh Kadis Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ir I Gusti Bagus Sugiharta ini, Gubernur Zul juga mengajak masyarakat menjaga kondusifitas dan keamanan selama berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada.
"Boleh beda partai, boleh beda Paslon. Tapi tidak boleh karena perbedaan membuat ada aura permusuhan sesama kita," pesan Zul.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan