Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Perhelatan Pilkada, Kepala Desa Harus Lepas dari Afiliasi Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Desa merupakan simbul pemersatu, simbul teladan serta simbul mengayomi seluruh warga di tingkat desa. Dengan status tersebut Kepala Desa, harus lepas dari afiliasi politik dan tidak masuk ke dalam tim sukses agar tidak dikucilkan nantinya.
Hal itu disampaikan salah satu pengamat politik di Undiknas Denpasar, Nyoman Subanda, Minggu (25/10) saat dikonfirnasi di Denpasar.
"Boleh welcome terhadap calon tapi harus netral dan adil bagi semua calon," jelasnya.
Memang di Pilkada saat ini, ia melihat secara jelas atau terang-terangan akan tetapi diam-diam ada birokrat yang mendekat dan membantu calon kepala daerah.
"Politisasi birokrasi itu justru terlihat dalam menentukan jabatan struktural di pemda," cetusnya.
Dengan melakukan politisasi birokrasi dan mobilisasi pemimpin lokal tersebut bisa dikatakan para calon akan lebih mudah mempengaruhi massa (masyarakat-red). "Pasti berpengaruh," sebutnya.
Dalam kondisi tersebut Subanda mengharapkan, para pengawas Pilkada setidaknya harus proaktif tidak hanya menunggu laporan saja, jika perlu punya informan di lingkungan birokrat juga.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan