Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Cok Ace: Wisatawan ke Bali Agar Tetap Mengikuti Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengajak masyarakat Bali secara luas baik warga Bali dan juga wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat libur panjang yang akan datang.
Menurut Cok Ace, Pemerintah Provinsi Bali dan sejumlah industri pariwisata di Bali wajib menyiapkan fasilitas protokol kesehatan baik itu wastafel untuk mencuci tangan dan sabun, menyiapkan hand sanitizer dan penggunaan masker serta jaga jarak untuk menyambut kunjungan wisatawan yang datang.
Penerapan menjaga jarak juga wajib diutamakan saat berada di salah satu obyek daya tarik wisata, karena kerumunan menjadi indikasi penyebaran dan munculnya kluster baru. Untuk meminimalisir peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, Pemerintah terus berupaya mengedukasi masyarakat luas untuk patuh dan sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan (khususnya 3M yakni senantiasa mengunakan masker dengan benar, menjaga jarak hindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan dalam setiap kegiatan pendidikan).
Ketua tim percepatan penanganan dampak dan pemulihan ekonomi akibat COVID-19 Provinsi Bali ini mengatakan, hingga saat ini masyarakat Bali memiliki kesadaran yang tinggi untuk menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga tingkat Penularan dapat dikendalikan.
"Jika ada seseorang yang melihat warga yang lupa menggunakan masker maka kita wajib ikut mengingatkan dan memberikannya masker untuk digunakan, agar antar warga mampu untuk saling menjaga dan melindungi", ungkap Wagub Cok Ace, saat wawancara di ruangannya, Senin (26/10)
Pembentukan tim percepatan penanganan dampak dan pemulihan ekonomi akibat dari Covid-19 sesuai SK Gubernur Bali Nomor 274 tahun 2020 ini dipandang mendesak karena COVID-19 telah menimbulkan dampak sosial, pariwisata, dan ekonomi yang harus segera diatasi untuk memulihkan kehidupan dan penghidupan masyarakat dalam mewujudkan keharmonisan alam, krama, dan budaya Bali sesuai visi Pembangunan Daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.
Cok Ace menambahkan, bantuan hibah yang diberikan pusat sebesar Rp 1,2 trilun diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga mengembalikan daya jual beli di tengah masyarakat.
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3108 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2060 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun