Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Ekonomi Bali Triwulan III Tahun 2020 Tumbuh 1,66%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat perekonomian Bali pada triwulan III tahun 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp. 55,37 triliun.
Sementara dalam hitungan atas dasar harga konstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tercatat sebesar Rp. 36,44 triliun. Jika diukur atas dasar harga berlaku (ADHB), total nilai tambah tersebut mengalami peningkatan Rp. 1,02 triliun dibandingkan capaian triwulan II-2020 (q-to-q).
Sedangkan jika dibandingkan dengan triwulan III tahun 2019 (y-on-y) capaian tersebut mengalami penurunan Rp. 9,39 triliun. Dengan capaian tersebut, ekonomi Bali triwulan III tahun 2020 tercatat tumbuh sebesar 1,66 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q).
Kadek Muriadi selaku Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Bali menyatakan dalam keterangan resminya, Kamis (5/11/2020), capaian ini mencerminkan ekonomi Bali yang secara perlahan kembali berdenyut di tengah tekanan pandemi COVID-19.
Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Bali triwulan III tahun 2020 tercatat tumbuh negatif sedalam -12,28 persen. Selama triwulan III-2020, struktur ekonomi Bali dari sisi produksi masih didominasi oleh Lapangan Usaha Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) dengan besaran nilai tambah Rp. 9,67 triliun atau 17,46 Persen dari total PDRB Bali.
Kontributor terbesar kedua adalah Lapangan Usaha Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan) dengan sumbangan nilai tambah Rp. 8,54 triliun (15,43 persen), kemudian disusul oleh Kategori F (Konstruksi) yang nilai tambahnya tercatat sebesar Rp. 6,02 triliun (10,88 persen).
Dari sisi pengeluaran, pada PDRB Provinsi Bali triwulan III-2020, menempatkan komponen “pengeluaran konsumsi rumah tangga” sebagai yang masih menjadi pengguna terbesar PDRB Bali, kali ini menunjukkan sedikit peningkatan.
Atas dasar harga berlaku (ADHB) peningkatannya tercatat dari Rp. 29,60 triliun (triwulan II-2020) menjadi Rp. 29,93 triliun (triwulan III-2020). Sedangkan pengukuran ADHK (atas dasar harga konstan) 2010, peningkatannya dari Rp. 20,14 triliun menjadi Rp 20,52 triliun (q-to-q).
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan