Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Tekan Angka "Stunting" Lewat Posyandu Keluarga
BERITABALI.COM, NTB.
Berdasarkan elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Masyarakat (e-PPGBM), data stunting (gagal pertumbuhan pada anak) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 19,02 persen.
Angka ini terus menerus ditekan oleh Pemprov NTB, melalui edukasi lewat program unggulan Posyandu Keluarga. Sehingga untuk penurunan stunting, gizi buruk, ibu melahirkan meninggal, serta angka kematian bayi menurun bisa dicapai.
Wakil Gubernur NTB, Dr Hajah Sitti Rohmi Djalillah dalam kesempatan menerima wawancara salah satu stasiun televisi nasional terkait stunting di ruang kerjanya, Rabu (4/11) mengungkapkan, angka 19,02 data stunting itu dihitung dari entri 62,5 persen, bukan 100 persen.
"Jadi perkiraan angka stunting kalau entri 100 persen sekitar 30 persen itu didapatkan dari data riil yang dikumpulkan dari seluruh Puskesmas dan Posyandu di NTB. Bukan data dari Riskesdes yang merupakan data survei," ungkap Wagub Ummi Rohmi.
Dijelaskan, data dari Riskesdes akan dibandingkan dengan data e-PPGBM untuk menjadi bahan evaluasi. Dan patokan untuk melihat dari kabupaten mana, yang angka stuntingnya tinggi agar dapat ditemukan solusi.
Dari data e-PPGBM, persentase stunting tertinggi di NTB ada di Kota Mataram. Akan tetapi jika dari segi jumlah, jumlah masyarakat NTB terbanyak ada di Kabupaten Lombok Timur.
"Otomatis jumlahnya ada di Lombok Timur. Namun secara persentase stunting di Lombok Timur mengalami penurunan yang signifikan," ucap Wagub Ummi Rohmi.
Pihaknya berharap dari Pemdes, Pemkab, sampai Pemprov penanganan stunting bisa terintegrasi. Karena masalah stunting tidak masalah pada satu sektor atau satu imun saja. Ditentukan juga bagaimana kesehatan remaja, calon ibu, juga ditentukan oleh tingkat pendidikan masyarakat atau pengetahuan masyarakat tentang stunting.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan