Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
23 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Pernikahan di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Klaster upacara pernikahan dan penguburan jenazah di salah satu Banjar di Kecamatan Ubud diduga menjadi sumber penularan virus Covid-19.
Sebanyak 23 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 dan ratusan orang lain termasuk kontak erat.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya ketika dikonfirmasi Kamis (12/11) membenarkan ledakan kasus Covid-19 dari klaster pernikahan dan Penguburan Jenazah ini.
"Petugas Puskesmas Ubud II sudah melakukan kontak tracing dari dua sumber penularan tersebut," jelasnya.
Informasi dihimpun, acara Pernikahan berlangsung di rumah keluarga inisial IKM pada 29 Oktober 2020. Lanjut beberapa hari kemudian, berlangsung prosesi penguburan jenazah keluarga inisial KY pada 1 November 2020.
Dua kegiatan adat ini digelar oleh dua keluarga yang berbeda. Namun beberapa diantaranya masih dalam satu klan atau dadia.
Ledakan kasus positif dalam lingkup satu Banjar ini bermula dari menurunnya kondisi kesehatan IKM dan KY selaku keluarga yang menggelar acara. Gejala yang mengarah pada kasus Covid, mengharuskan keduanya diuji swab dengan hasil positif.
Dari hasil tracing pertama didapatkan sebanyak 32 orang kontak erat. Untuk selanjutnya dilakukan tes swab di RS Payangan dan RS Sanjiwani Gianyar pada Tanggal 9 November 2020.
"Hasil sementara uji swab di RS Payangan sebanyak 8 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 1 orang dilakukan swab di RSUD Sanjiwani dengan hasil positif. Total kontak erat sementara yang sudah dinyatakan positif sebanyak 9 orang, saat ini mereka masih proses karantina," jelas Wisnu Wijaya.
Setelah kembali melakukan tracing kontak erat dan uji swab, kembali ditemukan penambahan 14 kasus positif Covid-19, sehingga total sementara menjadi 23 kasus positif.
Dengan ledakan kasus ini, Sekda Wisnu Wijaya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gianyar agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti protokol kesehatan dengan mempedomani Pergub serta edaran MDA dan PHDI dalam melaksanakan kegiatan keagamaan.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang