Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Prokes Berbasis CHSE Digencarkan di Dunia Pariwisata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengelola sarana akomodasi perhotelan dan restoran di Buleleng diingatkan untuk terus berbenah dan melayani wisatawan dengan pola yang bersih dan higienis.
Pemerintah juga punya kewajiban untuk terus melakukan sosialisasi dan kampanye penerapan protokol kesehatan di dunia pariwisata dengan basis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety dan Environmental Sustainbility).
Untuk membangkitkan kembali ekonomi pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng memberikan pelatihan bagi pengelola hotel dan restoran tentang pola penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE. Dalam pelatihan itu, Dinas Pariwisata melibatkan Ikatan Doker Indonesia (IDI) hingga instruktur pariwisata menyusun panduan penerapan prokes berbasis CHSE di hotel dan restoran.
"Jadi tidak hanya 3M saja, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, tapi dibalik itu harus ada upaya serius untuk menghindari covid-19 dan wisatawan merasa aman dan nyaman, kan begitu. Nah, Implementasi protokol kesehatan berbasis CHSE memegang peranan penting dalam kehidupan pariwisata sehingga diperlukan komitmen bersama agar pariwisata kembali bangkit," ujar oleh Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Made Sudama Diana, (Senin 23/11)
Pelatihan ini, kata Sudama akan memberikan pengetahuan yang lebih bagi pengelola pegawai hotel dan restoran serta secara otomatis akan ada perubahan perilaku kehidupan dalam dunia pariwisata. Penerapan protokol CHSE sudah harus menjadi kebiasaan di sektor pariwisata.
“Saat ini terjadi pergeseran tren pariwisata dari wisata murah menjadi wisata bersih dan higienis. Protokol kesehatan ini diterapkan pada fasilitas di tempat kerja masing-masing sebagai upaya pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19,” sambungnya
Sudama menambahkan, pelatihan protokol kesehatan berbasis CHSE ini juga sejalan dengan dengan program sertifikasi aman Covid-19 untuk sektor pariwisata. Hingga saat ini sudah ada 82 usaha akomodasi di Buleleng yang sudah mendapatkan sertifikat aman Covid-19.
“Rinciannya, sebanyak 71 hotel dan 11 restoran yang sudah sertifikasi aman Covid-19,” pungkasnya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan