Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Kondisi Terbatas, Ketut Sukaji Mampu Ciptakan Karya Seni Patung Kuda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyandang status disabilitas tidak membuat Ketut Sukaji berkecil hati.
Dari kekurangan yang dimiliki ia mampu membuktikan ke dunia bahwa orang disabilitas memiliki kelebihan dari orang normal.
Hal ini terbukti Ketut Sukaji mampu menghasilkan karya seni berupa patung kuda dari limbah kayu jati. Hal ini disampaikan Perbekel Desa Padangsambian Klod Gede Wijaya Saputra saat ditemui Sabtu (5/12).
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam rangka memperingati hari disabilitas, Pemerintah Desa Padangsambian Klod, memberikan apresiasi kepada Ketut Sukaji dengan memajang karya seninya di halaman Kantor Desa Padangsambian Klod.
"Dengan dipajang di halaman kantor Desa, kami harapkan masyakat bisa termotivasi untuk menghasilkan sebuah karya seni," ungkap Wijaya.
Tidak hanya itu dengan apresiasi seperti ini para disabilitas akan merasa senang bahwa dirinya diperhatikan. Sehingga mereka tidak minder atau berkecil hati lagi. Dari perhatian yang diberikan mereka akan terus nerusaha untuk menghasilkan karya seni yang lebih bagus.
Untuk kedepan menurut Wijaya Pemerintah Desa Padangsambian Klod akan memberikan pembinaan UMKM kepada para penyandang disabilitas. Dengan diberikan pembinaan diharapkan mampu memasarkan hasil karyanyan baik pasar lokal maupun mancanegara.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun