Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Strategi Kafe Agar Jadi Tempat Nongkrong Berbagai Komunitas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kafe yang berada di Jalan Mahendradatta Denpasar ini menjadi salah satu tempat nongkrong favorit anak-anak komunitas. Ada yang berlatar belakang klub motor, fans club hingga para penggila esport. Lalu apa yang menarik dari Kafe Monjali? Komang Budiawan selaku Pengelola Monjali Cafe mengatakan, Monjali punya konsep semi out door dengan garden dan parkir luas.
Kondisi ini kata dia sangat cocok untuk komunitas motor seperti Bold Riders, fans club Super Soccer serta anak esport LA zone untuk berkumpul. "Fasilitasnya juga lengkap, kami sediakan speaker, mic, dan proyektor untuk yang mau rapat atau apapun. Jadi sangat representatif bagi pengunjung seperti komunitas," kata Komang akhir pekan ini.
Fasilitas lain yang tidak dimiliki oleh tempat lain adalah adanya lisensi resmi dari Mola TV untuk Monjali menayangkan dan sebagai tempat nonton bareng Liga Inggris. Hal ini juga dimanfaatkan oleh fans club berbasis Eropa untuk jadi langganan nonton bareng setiap akhir pekan.
"Kami juga ada fasilitas cuci motor dan mobil yang buka sampai jam 12 malam. Banyak menu makanan dan minuman yang harganya sesuai kantong anak-anak komunitas," katanya.
Banyaknya komunitas yang nongkrong di tempat ini juga diakui oleh koordinator Bold Riders Bali Fransiscus Stevy. Menurutnya Kafe Monjali sangat cocok untuk jadi tempat nongkrong bagi anak-anak komunitas di Bali.
Pengurus Bold Riders Pulau Dewata Wahyu Perdana menambahkan, banyak klub motor di seantero Bali yang bisa mempersiapkan kegiatan di tempat ini.
"Sejumlah Bold Riders yang sering ke tempat ini seperti Honda CBR Riders Club (HCRC) dan klub motor Dewata Rockers serta anak Bold Riders yang lain," imbuhnya.
Wahyu berharap kolaborasi anak-anak komunitas dengan pelaku usaha seperti Kafe Monjali ini dapat terus berkembang di Bali. Sehingga aktivitas itu dapat menggerakkan kembali kondisi ekonomi, khususnya Pariwisata di Bali yang terpuruk akibat Corona.
"Ada banyak cara untuk bangkit dari Pandemi ini. Salah satunya melalui penguatan kolaborasi yang juga menjadi identitas kita sebagai bangsa," jelasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang