Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Vaksin Covid-19 Sinovac Mulai Dikirim ke 34 Provinsi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Juru bicara vaksin Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, Vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China, mulai didistribusikan ke 34 provinsi hari ini. Setelah sampai vaksin akan disimpan di puskesmas dan kantor kesehatan pelabuhan.
"Mulai hari ini vaksin akan mulai kita distribusikan ke 34 provinsi. Tentu ini sudah kita siapkan juga bahwa fasilitas yankes kita juga didukung lebih dari 10 ribu puskesmas, ada kantor kesehatan pelabuhan 40 sekian. Semuanya sudah disiapkan untuk rantai dinginnya untuk menerima vaksin ini," jelas Bambang dalam konferensi pers virtual bersama Kementerian Kesehatan, Minggu (3/12/2020) dikutip dari Suara.com.
Bambang menyampaikan, Indonesia sudah beberapa kali melaksanakan program vaksinasi. Menurutnya, selama ini program vaksinasi berjalan dengan baik, karenanya ia yakin hal yang sama juga bisa terjadi pada vaksinasi Covid-19.
"Distribusinya melibatkan seluruh pihak, tak hanya Bio Farma sebagai distributor, tapi melalui provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas. Sehingga nanti perjalanan dari Bio Farma ke puskesmas ini berjalan baik. Semua rantai dingin dijaga pada suhu 2 sampai 8 derajat Insyaallah semua kita sudah siap," tuturnya.
Ia mengatakan bahwa menjaga rantai dingin itu penting agar kualitas vaksin juga tetap terjaga.
"Sehingga vaksin nanti yang akan digunakan masyarakat benar-benar terjamin mutu dan kualitasnya, dan dapat dijaga rantai dinginnya, pendistribusiannya sampai dengan puskesmas atau nanti bila perlu di posyandu," katanya.
Hingga saat ini, Bio Farma telah menerima 3 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac. Bambang mengatakan, telah dilakukan serangkaian pengujian mutu baik yang dilakukan baik oleh Bio Farma maupun juga Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM.
"Vaksin hanya akan digunakan untuk program vaksinasi setelah ada persetujuan penggunaan darurat yang dikeluarkan oleh Badan POM, dan bukan sebagai vaksin untuk uji klinis," ucapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2333 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun