Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Seorang Perawat RSUD Tabanan Meninggal Karena Covid-19
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang perawat di kabupaten Tabanan meninggal akibat terpapar Covid-19.
Almarhum biasanya bertugas di poli penyakit dalam Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan, dan sebelumnya sempat menjalani isolasi di RSPTN Udayana. Ucapan bela sungkawa untuk almarhum pun ramai di media sosial.
Direktur RSUD Tabanan dr I Nyoman Susila saat dikonfirmasi membenarkan jika salah satu perawat senior yang bertugas di RSUD Tabanan bernama Ni Putu DAS (41) meninggal pada Senin (18/1) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA. Almarhum, lanjut kata Susila sempat dikonfirmasi terpapar Covid19 sejak tanggal 9 Januari 2021, dengan gejala demam.
"Saat muncul gejala demam langsung swab, hasilnya positif dan bersangkutan jalani isolasi di RS Nyitdah," terangnya.
Namun, selama menjalani perawatan di ruang isolasi di RS Nyitdah kondisi almarhum asal Negara yang menikah ke Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri ini terus mengalami penurunan.
"Segala terapi pengobatan sudah dilakukan, namun kondisi bersangkutan terus menurun, dan dengan berbagai pertimbangan dari tim dokter, akhirnya pasien dirujuk ke RSPTN Udayana pada tanggal 13 Januari 2021," jelasnya.
Begitupun upaya pengobatan dengan terapi plasma juga dilakukan, namun sayangnya kondisi pasien tetap memburuk lantaran sesak. "Dua hari lalu diputuskan untuk terapi plasma, dan rencananya hari ini (Senin) juga diberikan lagi, namun pasien justru meninggal," ucapnya.
Disinggung apakah almarhum memiliki komorbid (penyakit penyerta), dr.Susila mengatakan, saat kecil memang yang bersangkutan memiliki penyakit sesak (asma), namun penyakit itu sudah sembuh dan tidak pernah kumat lagi.
Kepastian dimana yang bersangkutan terpapar, pihak rumah sakit dan Satgas bidang kesehatan juga telah melakukan penelusuran kontak erat.
"Jadi memang belum diketahui dimana dia (almarhum) terpapar, ini jadi gambaran bahwa siapapun dan di manapun kemungkinan terpapar Covid-19 masih ada, jadi disiplin protokol kesehatan tetap harus terus dilakukan," tegasnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan