Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Sirine Posko Ngrangkah Dibunyikan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan, Rabu (27/1/2021).
Terpantau Merapi meluncurkan awan panas sebanyak 8 kali sejak pukul 10.00 hingga 12.00.
Satu jam kemudian sekitar pukul 13.00 kembali, Merapi meluncurkan awan panas.
Seperti dikabarkan dari akun Twitter @TRCBPBDDIY, pukul 13.39 WIB, sirine awan panas di Ngrangkah sudah berbunyi.
Dalam video yang diunggah meneruskan video dari pemilik akun @Sumosulis1 mengabarkan bahwa sirine di Ngrangkah sudah dinyalakan. Sementara petugas yang berjaga di posko tersebut bergeser turun ke zona aman.
"Sirine untuk Ngrangkah sudah dinyalakan mohon izin bergeser ke bawah dari Ngrangkah, demikian dilaporkan Sumo pada tanggal 27 januari 2021 pada pukul 13.39," ucapnya.
Sebelumnya Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengungkapkan dalam waktu satu jam Merapi telah empat kali memuntahkan awan panas.
kejadian itu dimulai sejak pukul 06.03 hingga 06.53. Jarak luncuran awan panas tersebut antara 800-1.200 meter ke arah barat daya.
"Sempat muncul kolom awan panas, tapi sudah langsung tersapu angin ke lereng arah timur. Kalau arah luncuran awan panasnya ke barat daya atau hulu Kali Krasak dan Kali Boyong," kata Hanik kepada awak media, Rabu (27/1/2021).
Menurut data BPPTKG, awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 06.03 WIB dengan jarak luncur 800 meter. Luncuran itu tercatat di seismogram BPPTKG dengan amplitudo 40 milimeter dengan durasi luncuran awan panas hingga 83 detik.
Disusul awan panas guguran kedua yang keluar pada pukul 06.08 WIB dengan duraso 111 detik. Luncuran kedua itu tercatat sejauh 1.000 meter atau 1 kilometer dengan amplitudo tercatat di seismogram sebesar 43 milimeter.
Tidak berselang lama awan panas guguran ketiga muncul pada 06.21 WIB dengan jarak luncur sama dengan sebelumnya yakni 1 kilometer. Kali ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 45 milimeter dan durasi mencapai 117 detik.
"Awan panas guguran kembali muncul 06.53 WIB dengan jarak luncur 1,2 kilometer. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 39 milimeter dan durasi 125 detik. Sama seperti sebelumnya, tinggi kolom tersapu angin ke lereng arah Timur," jelasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3780 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1721 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang