Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Krama Bali di Mataram Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga
BERITABALI.COM, NTB.
I Nengah Tispa (64 tahun), Krama dari Lingkungan Batu Rujung Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, tubuhnya ditemukan menggantung dengan seutas tali nilon disebuah pohon mangga pada Rabu (27/1) sekitar pukul 08.30 WITA.
I Nengah Tispa ditemukan pertama kali oleh istrinya, dan belum diketahui motif dari dugaan bunuh diri tersebut. Pagutan Barat mendatangi lokasi TKP di Lingkungan Batu Rujung Kelurahan Pagutan Barat Kecamatan Mataram Kota Mataram.
Kapolsek Pagutan, IPTU I Ketut Artana SH menjelaskan, korban di temukan pertama kali sekitar pukul 08.04 WITA oleh Istri korban, Ni Nyoman Resmi. Korban ditemukan tergantung di pohon mangga dengan seutas tali nilon warna hijau yang diikatkan di pohon mangga, dengan posisi tubuh korban menghadap ke timur.
Ketika istri korban mengetahui suaminya tergantung, ia langsung berteriak histeris sehingga menjadi perhatian warga setempat.
"Selanjutnya warga pun datang ke lokasi dan korban langsung diturunkan dengan cara memotong tali menggunakan satu buah pisau dapur oleh warga lingkungan setempat,” ungkap Kapolsek.
Belum diketahui motif dugaan gantung diri ini. Pihak keluarga masih mempertimbangkan untuk dilakukan otopsi.
“Pihak keluarga korban menerima untuk dilakukan otopsi dengan syarat, dilakukan di rumah korban,” ujar Kapolsek Iptu Ketut Artana, tentang permintaan yang disampaikan salah satu keponakan korban bunuh diri.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3350 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 992 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan