Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
2020, Ekonomi Bali Minus 9,31%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali mencatat pertumbuhan ekonomi Bali triwulan IV tahun 2020 dari perbandingan per semester atau c-to-c tumbuh 0,94%.
Sedangkan dibandingkan periode per tahun y-to-y tumbuh negatif atau terkontraksi sebesar 12,21% dan secara kumulatif dalam setahun mengalami kontraksi sebesar 9,31%.
Dalam keterangannya, Kepala BPS Provinsi Bali, Hanif Yahya, S.Si, M.Si mengatakan perekonomian Bali pada tahun 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp.224,21 triliun.
Sementara dalam hitungan atas dasar hargakonstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tercatat sebesar Rp. 147,55 triliun. Jika diukur atas dasar harga berlaku (ADHB), total nilai tambah tersebut mengalami penurunan Rp. 27,93 triliun dibandingkan capaian tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp. 252,14 triliun.
"Dengan capaian tersebut, ekonomi Bali triwulan IV-2020 tercatat tumbuh sebesar 0,94 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q)," demikian dikutip dari keterangan rilisnya, Jumat (5/2/2021).
Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Bali triwulan IV-2020 tercatat tumbuh negatif sedalam -12,21 persen. Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Bali selama tahun 2020 tercatat tumbuh negatif (terkontraksi) sedalam -9,31 persen.
Sepanjangtahun 2020, struktur ekonomi Bali dari sisi produksi masih didominasi oleh Lapangan Usaha Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) dengan besaran nilai tambah Rp.41,19 triliun atau 18,37 Persen dari total PDRB Bali.
Kontributor terbesar kedua adalah Lapangan Usaha Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan) dengan sumbangan nilai tambah Rp.33,83 triliun (15,09 persen). Kemudian disusul oleh Kategori F (Konstruksi) yang nilai tambahnya tercatat sebesar Rp.23,75 triliun (10,59 persen).
Sementara dari sisi pengeluaran, kontribusi terbesar tercatat pada Komponen Konsumsi Rumah Tangga yaitu 54,06 persen.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan