Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
2020, Ekonomi Bali Minus 9,31%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali mencatat pertumbuhan ekonomi Bali triwulan IV tahun 2020 dari perbandingan per semester atau c-to-c tumbuh 0,94%.
Sedangkan dibandingkan periode per tahun y-to-y tumbuh negatif atau terkontraksi sebesar 12,21% dan secara kumulatif dalam setahun mengalami kontraksi sebesar 9,31%.
Dalam keterangannya, Kepala BPS Provinsi Bali, Hanif Yahya, S.Si, M.Si mengatakan perekonomian Bali pada tahun 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp.224,21 triliun.
Sementara dalam hitungan atas dasar hargakonstan (ADHK) tahun 2010, PDRB Bali tercatat sebesar Rp. 147,55 triliun. Jika diukur atas dasar harga berlaku (ADHB), total nilai tambah tersebut mengalami penurunan Rp. 27,93 triliun dibandingkan capaian tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp. 252,14 triliun.
"Dengan capaian tersebut, ekonomi Bali triwulan IV-2020 tercatat tumbuh sebesar 0,94 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q)," demikian dikutip dari keterangan rilisnya, Jumat (5/2/2021).
Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), ekonomi Bali triwulan IV-2020 tercatat tumbuh negatif sedalam -12,21 persen. Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Bali selama tahun 2020 tercatat tumbuh negatif (terkontraksi) sedalam -9,31 persen.
Sepanjangtahun 2020, struktur ekonomi Bali dari sisi produksi masih didominasi oleh Lapangan Usaha Kategori I (Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum) dengan besaran nilai tambah Rp.41,19 triliun atau 18,37 Persen dari total PDRB Bali.
Kontributor terbesar kedua adalah Lapangan Usaha Kategori A (Pertanian, Kehutanan dan Perikanan) dengan sumbangan nilai tambah Rp.33,83 triliun (15,09 persen). Kemudian disusul oleh Kategori F (Konstruksi) yang nilai tambahnya tercatat sebesar Rp.23,75 triliun (10,59 persen).
Sementara dari sisi pengeluaran, kontribusi terbesar tercatat pada Komponen Konsumsi Rumah Tangga yaitu 54,06 persen.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan