Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pencabul Anak Dihukum Kebiri Kimia

Rabu, 10 Februari 2021, 12:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Pencabul Anak Dihukum Kebiri Kimia

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Dian Anshori, terdakwa pencabulan anak di Lampung Timur dihukum kebiri kimia (tindakan yang dilakukan untuk menurunkan kadar testosteron pria menggunakan obat) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sukadana, Selasa (9/2/2021). 

dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Etik Purwaningsih menyatakan terdakwa Dian Anshori dikenakan pidana tambahan berupa kebiri kimia selama satu tahun setelah menjalani pidana pokok.

Hukuman pidana pokok yang dijatuhkan terhadap Dian Anshori berupa vonis penjara selama 20 tahun dan denda Rp 800 juta subsidair 3 bulan penjara. Dian Anshori juga diharuskan membayar restitusi Rp7 juta kepada korban dalam 30 hari setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Putusan majelis hakim ini lebih tinggi dibanding tuntutan jaksa penuntut umum Ana Marlinawati. Jaksa menuntut Dian Anshori dengan pidana 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp800 juta.

Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan mengatakan, keluarnya putusan ini  bisa ditindaklanjuti aparat penegak hukum untuk mengusut tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan terdakwa Dian. 

Ini dikarenakan di dalam fakta persidangan korban pernah ditawarkan kepada pria berinisial BA, yang juga merupakan saksi pada persidangan a quo. BA memberikan sejumlah uang kepada korban dengan pesan bahwa uang sebesar Rp200.000 agar diberikan kepada Dian. 

"Putusan ini menjadi babak baru bagi aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dan mengembangkan perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang sebagaimana terungkap dalam fakta-fakta di pengadilan," ujar Chandra melalui siaran pers yang diterima Suaralampung.id, Selasa (9/2/2021). LBH Bandar Lampung adalah pihak yang mendampingi korban selama kasus ini bergulir di ranah hukum.(sumber: suara.com) 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami