Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Wanita Bertitel Sekolah Tinggi Curi Tanaman Hias Milik Kadus Senilai Rp1 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mencuri tanaman hias di pekarangan rumah orang lain, HIP (41) meringkuk ditahanan Polsek Denpasar Barat.
Wanita bertitel Sekolah Tinggi Teknologi (STT) itu menggasak tanaman hias seharga Rp1 jutaan milik IAAW (31) seorang Kepala Dusun (Kadus) Ubung Kaja tinggal Jalan Tunggul Ametung No. 42, Denpasar Utara.
Menurut Kasubag Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, pelaku dibekuk di rumah kosnya di Jalan Cargo, Taman IV, Rabu (10/2/2021). Penangkapan ini seiring perbuatan tersangka mencuri bunga hias di pekarangan rumah korban. Bunga yang dimaksud adalah jenis Bromelia dan jenis Sansi.
Pencurian itu dilakukan tersangka, pada Minggu 7 Februari 2021 sekitar pukul 10.00 Wita. Mengetahui bunga hias miliknya diambil pencuri, korban melaporkannya ke Polsek Denpasar Barat, pada Selasa (9/2) sekitar pukul 13.00 WITA.
"Korban mengaku mengalami kerugian Rp 1 juta," ujar Iptu Sukadi, Jumat (12/2/2021).
Setelah diselidiki, wajah tersangka terekam kamera CCTV rumah korban. Tim Opsnal Polsek Denbar yang di pimpin oleh Panit Ops IPTU I Made Sena mengantongi kendaraan yang dipakai terlapor saat beraksi. Kendaraan itu terlacak hingga di daerah Blahbatuh Gianyar.
Setelah mengantongi alamat tersangka tim bergerak mencari dan menangkap pelaku di rumahnya di Jalan Cargo Permai, tanpa perlawanan.
"Tersangka Herlin mengaku menyukai bunga itu dan mengambilnya tanpa seijin korban. Dia dikenakan pasal tipiring," tegas Iptu Sukadi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman