Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Tergiur Uang Asuransi, Suami Dorong Istri Yang Sedang Hamil Hingga Tewas
beritabali.com/ist/suara.com/Tergiur Uang Asuransi, Suami Dorong Istri Yang Sedang Hamil Hingga Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria Turki bernama Hakan Aysal tega mendorong istrinya yang sedang hamil 7 bulan ke sebuah jurang hingga tewas. Pria 40 tahun ini diduga tergiur uang asuransi sebesar Rp800 juta.
Menyadur 9 News Rabu (17/02), Hakan diyakini sudah merencanakan pembunuhan istrinya, Semra Aysal dan membuatnya terkesan seperti kecelakaan.
Pada polisi, Hakan mulanya mengatakan istrinya tak sengaja terjatuh karena kehilangan keseimbangan. Ia juga berkata istrinya yang berusia 32 tahun terpeleset.
Tidak ada orang lain di TKP ketika Semra jatuh di jurang dengan kedalaman lebih dari 300 meter di Mugla, di tenggara Turki, pada Juni 2018.
Kini setelah lebih dari dua tahun, Hakan ditahan pada November setelah mengambil polis asuransi jiwa untuk istrinya, lapor Hurriyet Daily News.
"Sejalan dengan rencananya, terdakwa mengambil asuransi kecelakaan diri atas nama istrinya, dengan jaminan 400.000 lira (Rp 800 juta), dengan satu-satunya penerima manfaat," bunyi surat dakwaan.
Jika terbukti bersalah, Hakan bakal menghadapi hukuman seumur hidup.
Dari laporan surat dakwaan, diketahui bahwa Hakan membawa istrinya yang sedang hamil 7 bulan berlibur ke sisi tebing yang indah.
Di sana, pasangan ini sempat mengambil foto selfie sebelum Hakan mendorong istrinya ke jurang. Semra dan bayi di dalam kandungan tewas di tempat.
Tidak lama, suami yang seharusnya berduka itu pergi ke perusahaan asuransi untuk mengambil klaim atas nama istrinya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli