Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Identitas Pemuda Potong Kelamin Sendiri

Jumat, 19 Februari 2021, 11:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Identitas Pemuda Potong Kelamin Sendiri

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Pemuda Cianjur potong kelamin sendiri sampai daerah organ vitalnya bercucuran darah. Pemuda itu berinisial DS.

Pemuda Cianjur potong kelamin sendiri warga asal Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Setelah kelaminnya dipotong, pemuda itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sayang Cianjur.
Humas RSUD Sayang Cianjur, Diana membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan mendapat laporan dari ruang IGD adanya pasien yang mengalami pendarahan di alat kelaminnya.

Pemuda Cianjur potong kelamin sendiri itu sempat dirawat di ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD).

“Waktu itu kita sempat memberikan penanganan medis, namun karena akibat lukanya itu harus mendapat perawatan khusus, maka ia dirujuki ke RSHS Kota Bandung,” ujar Diana pada Ayobandung.com, Kamis (18/2/2021).

“Saat itu keluarga pasien menolak dibawa ke RSHS, sesuai pertimbangan mereka sendiri,” katanya.

Pemuda Cianjur potong kelamin sendiri itu ternyata sakit jiwa. Pemuda Cianjur potong kelamin sendiri itu berusia 26 tahun.

Junaedi (29), sepupu DS, membenarkan jika saat ini mendapat perawatan di rumahnya, lantaran situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan.

“Kami terpaksa membawa DS dibawa pulang. Salah satunya karena terbentur biaya. Saat ini hanya mengandalkan perawatan dari bidan desa," kata Junaedi, kepada wartawan.

Sebelum potong kelamin sendiri, DS meninggalkan rumahnya, Selasa (16/2/2021) malam.

Setelah dilakukan pencarian oleh keluarga dan perangkat desa, DS berhasil ditemukan pada tengah malam keesokan harinya.

warga Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu nekat memotong alat kelaminnya sendiri, Rabu (17/2/2021).

"Sempat kabur pada Selasa malam, tapi berhasil ditemukan oleh keluarga dan perangkat desa. DS langsung dibawa pulang," kata Kepala Desa Bunikasih, Memed kepada wartawan.

Setelah berhasil dibawa pulang, lanjut Memed, pelaku langsung melakukan aksi nekatnya memotong alat kelaminnya sendiri dengan menggunakan pisau dapur.

"Pihak keluarga pun tidak tahu persis dengan aksi nekat yang dilakukan DS. Mereka tahu-tahu melihat kondisi DS sudah berlumuran darah pada bagian kemaluannya di dalam kamarnya," tandasnya.(sumber; suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami